Thiazole adalah senyawa heterosiklik yang memiliki struktur dasar dengan satu atom sulfur dan satu atom nitrogen dalam cincin aromatik. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam pembuatan obat-obatan, pestisida, dan bahan kimia industri. Sebagai *building block* kimia, thiazole menjadi bahan dasar untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti antioksidan dan antijamur. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan sebagai reaktan dalam reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi aromatik lainnya.
Thiazole memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol melalui substitusi pada posisi tertentu di cincin. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik lainnya. Karakteristik seperti kelarutan dalam pelarut organik dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional menjadikannya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi kimia.
Di laboratorium Indonesia, thiazole digunakan secara luas dalam penelitian kimia farmasi, kimia organik, dan bahan kimia industri. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat baru, modifikasi senyawa aktif, serta penelitian tentang sifat kimia dan biologis senyawa heterosiklik.
Produk TCI terkait
- Thiazole-5-carboxylic Acid, CAS 14527-41-4, TCI T2495
- Thiazole-4-carboxylic Acid, CAS 3973-08-8, TCI T2494
- 2-Amino-4-(3-nitrophenyl)thiazole, CAS 57493-24-0, TCI A3086
- TCI A2906 39893-80-6 2-Amino-4-(3,4-dichlorophenyl)thiazole
- 2-Amino-4-(4-chlorophenyl)thiazole, CAS 2103-99-3, TCI A2841
- 2-Amino-4-(4-bromophenyl)thiazole, CAS 2103-94-8, TCI A2829
- Sintesis senyawa obat dengan aktivitas antioksidan dan antijamur
- Pengembangan pestisida dan bahan kimia pertanian berbasis heterosiklik
- Penelitian tentang reaktivitas dan struktur senyawa aromatik
- Pembuatan bahan intermediet untuk produksi bahan kimia industri
- Studi tentang sifat kimia dan biologis senyawa heterosiklik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 288-47-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Thiazole harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan korosif. Pada laboratorium, thiazole sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menjaga keselamatan. Pastikan wadah selalu tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kerusakan fisik.
- NINOMIYA dkk. (1996). ChemInform Abstract: Photoactivated Thiazole‐Based DNA‐Cleaving Agents: Dramatic Change of Recognition Sequence Depending on the Number of Thiazole Units.. ChemInform doi:10.1002/chin.199647285
- Quoc Hoan dkk. (2016). PREPARATION OF SOME BENZO[d]THIAZOLE DERIVATIVES FROM VANILLIN. Journal of Science, Natural Science doi:10.18173/2354-1059.2016-0054
- Khalaj dkk. (2016). ChemInform Abstract: Organo‐Catalytic Synthesis of 1,3‐Thiazole Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.201646143
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








![16112-21-3 2-(p-Tolyl)benzo[d]thiazole - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510M3916.jpg?v=1767128996&width=533)