Trifluoroacetic acid (TFA) adalah senyawa kimia kuat yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang kimia organik dan biokimia. Bahan ini memiliki sifat asam kuat yang sangat tinggi, sehingga sering digunakan sebagai reagen untuk modifikasi molekul, seperti dalam proses pengeringan, pemisahan, atau modifikasi struktur senyawa organik. TFA juga dikenal dalam bidang glycoscience sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang melibatkan glikosida atau glikan.
Salah satu keunggulan utama TFA adalah kemampuannya untuk menghasilkan kondisi reaksi yang sangat ekstrem, yang memungkinkan reaksi kimia yang biasanya sulit dilakukan. Sifat polar dan kekuatan ionisasi tinggi membuatnya sangat efektif dalam mengubah struktur senyawa organik. Selain itu, TFA juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencairan dan reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, TFA sering digunakan dalam penelitian biokimia, kimia farmasi, dan analisis senyawa kompleks. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kinerjanya yang konsisten dalam berbagai eksperimen. Dengan aplikasi yang luas, TFA menjadi bahan yang sangat penting dalam penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorinated Alcohol with Unique Properties HFIP 2025-02-03 · hal. 2
- Di(2-picolyl)amine Ligands for C(sp2)-C(sp3) Cross-Coupling Reaction 2024-02-15 · hal. 1
- Ligands for Reductive Cross Electrophile Coupling Capable of C(sp2)-C(sp3) Bond Formation 2024-02-06 · hal. 1
- Nucleic Acid Medicine Synthesis Research Reagents 2024-11-07 · hal. 1
- Oligonucleotide Synthesis Reagents 2025-07-24 · hal. 2
- Oxidizing Agents 2025-06-11 · hal. 3
Produk TCI terkait
- Tembaga(II) Trifluorometanasulfonat – Copper(II) Trifluoromethanesulfonate, CAS 34946-82-2, TCI T1292
- Difluoroacetic Acid, CAS 381-73-7, TCI D1423
- Chlorodifluoroacetic Acid, CAS 76-04-0, TCI C0990
- 2,2,6,6-Tetramethylpiperidine 1-Oxyl Free Radical, CAS 2564-83-2, TCI T1560
- Kalium Karbonat – Potassium Carbonate, CAS 584-08-7, TCI P1748
- Seng – Zinc (Powder), CAS 7440-66-6, TCI Z0015
- Pengeringan senyawa organik untuk mempercepat proses kristalisasi
- Modifikasi struktur glikosida dalam penelitian biokimia
- Pemisahan senyawa kompleks melalui reaksi kimia yang memerlukan lingkungan asam kuat
- Pembuatan derivat asam dalam analisis kromatografi
- Reaksi kimia untuk pengenalan dan identifikasi senyawa organik
Dari brosur TCI
- Aditif dalam kondisi reductive cross-electrophile coupling (Zn, NaI, TFA, DMA, 80˚C)
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 76-05-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Trifluoroacetic acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta paparan udara. Bahan ini sangat korosif dan berbahaya jika terkena kulit atau mata, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan. Selalu pastikan area kerja dilengkapi dengan alat pemadam api dan sistem ventilasi yang memadai.
- de Mattos dkk. (2013). Tribromoisocyanuric Acid in Trifluoroacetic Acid: An Efficient System for Smooth Brominating of Moderately Deactivated Arenes. Synlett doi:10.1055/s-0032-1317795
- Pastrana-Rios dkk. (2015). Trifluoroacetic acid as excipient destabilizes melittin causing the selective aggregation of melittin within the centrin-melittin-trifluoroacetic acid complex. Structural Dynamics doi:10.1063/1.4921219
- Koide dkk. (1991). Selective Conversion ofS-Protected Cysteine Derivatives to Cystine by Various Sulphoxide-Silyl Compound / Trifluoroacetic Acid Systems. Synlett doi:10.1055/s-1991-34740
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Referensi dari brosur TCI
- Alexander J. Rago. Di(2-picolyl)amines as Modular and Robust Ligands for Nickel-Catalyzed C(sp2)–C(sp3) Cross-Electrophile Coupling Organic Letters, 2022. doi:10.1021/acs.orglett.2c03346
- Eric C. Hansen. Coupling of Challenging Heteroaryl Halides with Alkyl Halides via Nickel-Catalyzed Cross-Electrophile Coupling The Journal of Organic Chemistry, 2017. doi:10.1021/acs.joc.7b01334
Kategori Produk
- Chemical BiologyGlycoscienceReagents for Oligosaccharide Synthesis [Glycoscience]
- Chemical BiologyNucleic Acid ChemistryDeprotecting Agents [Nucleic Acid Synthesis]
- Synthetic ReagentsAcids, Bases [Synthetic Reagents]Acids [Synthetic Reagents]
- Synthetic ReagentsC-X(Non-Halogen) Bond Formation [Synthetic Reagents]C-H Bond Activation Reaction [Synthetic Reagents]
- Synthetic ReagentsProtection, Deprotection, DerivatizationDeprotecting Reagents [Synthetic Reagents]
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research ReagentsNucleic Acid ChemistryDeprotecting Agents [Nucleic Acid Synthesis]







