Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 76-05-1

Asam Trifluoroasetat – Trifluoroacetic Acid, CAS 76-05-1, TCI T0431

Asam Trifluoroasetat – Trifluoroacetic Acid, CAS 76-05-1, TCI T0431

Identitas Kimia

Nama lain
= TFA · TFA
No. CAS
76-05-1
PubChem
CID 6422·SID 87576383
Rumus molekul
C2HF3O2
Berat molekul
114.02 g/mol
Kemurnian
>99.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,2,2-trifluoroacetic acid
SMILES
C(=O)(C(F)(F)F)O
InChIKey
DTQVDTLACAAQTR-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 557.550,00
Harga reguler Rp 405.300,00 Harga obral Rp 557.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Trifluoroacetic acid (TFA) adalah senyawa kimia kuat yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang kimia organik dan biokimia. Bahan ini memiliki sifat asam kuat yang sangat tinggi, sehingga sering digunakan sebagai reagen untuk modifikasi molekul, seperti dalam proses pengeringan, pemisahan, atau modifikasi struktur senyawa organik. TFA juga dikenal dalam bidang glycoscience sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang melibatkan glikosida atau glikan.

Salah satu keunggulan utama TFA adalah kemampuannya untuk menghasilkan kondisi reaksi yang sangat ekstrem, yang memungkinkan reaksi kimia yang biasanya sulit dilakukan. Sifat polar dan kekuatan ionisasi tinggi membuatnya sangat efektif dalam mengubah struktur senyawa organik. Selain itu, TFA juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencairan dan reaksi kimia.

Di laboratorium Indonesia, TFA sering digunakan dalam penelitian biokimia, kimia farmasi, dan analisis senyawa kompleks. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kinerjanya yang konsisten dalam berbagai eksperimen. Dengan aplikasi yang luas, TFA menjadi bahan yang sangat penting dalam penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.

  • Pengeringan senyawa organik untuk mempercepat proses kristalisasi
  • Modifikasi struktur glikosida dalam penelitian biokimia
  • Pemisahan senyawa kompleks melalui reaksi kimia yang memerlukan lingkungan asam kuat
  • Pembuatan derivat asam dalam analisis kromatografi
  • Reaksi kimia untuk pengenalan dan identifikasi senyawa organik

Dari brosur TCI

  • Aditif dalam kondisi reductive cross-electrophile coupling (Zn, NaI, TFA, DMA, 80˚C)

Merek TCI
Nomor CAS 76-05-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik Cairan berwarna jernih
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara

Trifluoroacetic acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta paparan udara. Bahan ini sangat korosif dan berbahaya jika terkena kulit atau mata, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan kestabilan bahan. Selalu pastikan area kerja dilengkapi dengan alat pemadam api dan sistem ventilasi yang memadai.

  • de Mattos dkk. (2013). Tribromoisocyanuric Acid in Trifluoroacetic Acid: An Efficient System for Smooth Brominating of Moderately Deactivated Arenes. Synlett doi:10.1055/s-0032-1317795
  • Pastrana-Rios dkk. (2015). Trifluoroacetic acid as excipient destabilizes melittin causing the selective aggregation of melittin within the centrin-melittin-trifluoroacetic acid complex. Structural Dynamics doi:10.1063/1.4921219
  • Koide dkk. (1991). Selective Conversion ofS-Protected Cysteine Derivatives to Cystine by Various Sulphoxide-Silyl Compound / Trifluoroacetic Acid Systems. Synlett doi:10.1055/s-1991-34740

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

Referensi dari brosur TCI

  1. Alexander J. Rago. Di(2-picolyl)amines as Modular and Robust Ligands for Nickel-Catalyzed C(sp2)–C(sp3) Cross-Electrophile Coupling Organic Letters, 2022. doi:10.1021/acs.orglett.2c03346
  2. Eric C. Hansen. Coupling of Challenging Heteroaryl Halides with Alkyl Halides via Nickel-Catalyzed Cross-Electrophile Coupling The Journal of Organic Chemistry, 2017. doi:10.1021/acs.joc.7b01334