Trifluoroacetylacetone (TFAA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi organik dan sintesis kimia. Bahan ini memiliki struktur molekul yang khas, dengan tiga atom fluor yang terikat pada grup karbon, sehingga memberikan sifat reaktivitas dan polaritas yang unik. Di laboratorium, TFAA sering digunakan sebagai reaktan atau katalis dalam proses sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam reaksi seperti kondensasi, substitusi, dan reaksi dengan logam transisi.
Karena memiliki kelompok fluor yang sangat elektronegatif, TFAA memiliki kecenderungan untuk berikatan dengan atom lain, terutama dalam reaksi yang melibatkan senyawa organik dan anorganik. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang membutuhkan kestabilan dan reaktivitas yang terkendali. Selain itu, TFAA juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam kondisi laboratorium yang membutuhkan suhu stabil.
Di laboratorium Indonesia, TFAA sering dipakai dalam penelitian kimia murni dan terapan, terutama dalam bidang farmasi, material, dan analisis kimia. Karena sifatnya yang reaktif dan spesifik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan presisi dan konsistensi dalam reaksi kimia.
Brosur TCI (PDF)
- Ligands 2025-12-01 · hal. 17
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi dengan logam transisi untuk pembentukan kompleks organometalik
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian material inorganik dengan sifat elektronik tertentu
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa dalam campuran kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 367-57-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Trifluoroacetylacetone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Hindari paparan langsung dari sinar matahari atau panas. Gunakan wadah yang tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Selama penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini bisa bersifat iritatif.
- Shulga dkk. (2021). Condensation of 2-Amino-1,3-thiazole Salts and Benzo Analogs with Trifluoroacetylacetone. Russian Journal of Organic Chemistry doi:10.1134/s1070428021030064
- BANKS dkk. (1997). ChemInform Abstract: Preparation of 2,3,3,3‐Tetrafluoropropene from Trifluoroacetylacetone and Sulfur Tetrafluoride.. ChemInform doi:10.1002/chin.199742082
- Doe dkk. (1993). Transfer of trifluoroacetylacetone across a water/1,2-dichloroethane interface. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/0022-0728(93)80093-w
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






