Langsung ke informasi produk
1 dari 3

TCI

CAS 949-67-7

L-Tyrosine Ethyl Ester, CAS 949-67-7, TCI T0551

L-Tyrosine Ethyl Ester, CAS 949-67-7, TCI T0551

Identitas Kimia

No. CAS
949-67-7
PubChem
CID 70364·SID 87576470
Rumus molekul
C11H15NO3
Berat molekul
209.24 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
ethyl (2S)-2-amino-3-(4-hydroxyphenyl)propanoate
SMILES
CCOC(=O)[C@H](CC1=CC=C(C=C1)O)N
InChIKey
SBBWEQLNKVHYCX-JTQLQIEISA-N
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Rp 553.350,00 Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

L-Tyrosine Ethyl Ester (L-Tyrosin Etil Ester) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Senyawa ini merupakan ester dari asam L-tyrosin, yang merupakan asam amino esensial yang terlibat dalam banyak proses biologis, seperti sintesis neurotransmiter dan pigmen. Dalam laboratorium, L-Tyrosine Ethyl Ester sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa aktif biologis, termasuk peptida dan obat-obatan.

L-Tyrosine Ethyl Ester memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan pengendalian presisi. Senyawa ini biasanya tersedia dalam bentuk padat kristal yang mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kontrol terhadap kondisi reaksi.

Di laboratorium Indonesia, L-Tyrosine Ethyl Ester digunakan dalam penelitian bidang kimia, biologi molekuler, dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang sintesis senyawa bioaktif dan pengembangan obat baru. Karena keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi bahan yang penting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis peptida untuk penelitian biokimia dan farmakologi
  • Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur senyawa aktif
  • Eksperimen kimia untuk studi reaktivitas dan mekanisme reaksi
  • Penelitian tentang metabolisme asam amino dan neurotransmiter
  • Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang farmasi

Merek TCI
Nomor CAS 949-67-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung

L-Tyrosine Ethyl Ester harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan bahan kimia berlebihan atau panas berlebihan. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari paparan langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan selama penggunaan.

  • Chaves dkk. (2024). N-(4-methoxybenzyl)-L-tyrosine ethyl ester: Synthesis, structural analysis, and reaction with formaldehyde. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2023.137079
  • Barquero-Quirós (2015). Biosensor for Aluminum(III) Based on α-Chymotrypsin Inhibition using a Disposable Screen-Printed Carbon Electrode and Acetyl-Tyrosine Ethyl Ester as Substrate. Chemical Sciences Journal doi:10.4172/2150-3494.100089
  • Kumble dkk. (1995). α-Chymotrypsin Catalyzed Hydrolysis of N-Benzoyl-L-Tyrosine Ethyl Ester Anchored in β-Cyclodextrin. Biocatalysis and Biotransformation doi:10.3109/10242429509003190

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.