Tetramethylammonium Hydroxide (10% dalam Metanol) adalah bahan kimia berbasis alkohol yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia sintetik. Bahan ini memiliki sifat basa kuat dan digunakan untuk berbagai aplikasi seperti pembuatan senyawa organik, pengendapan ion, atau sebagai reagen dalam reaksi substitusi. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai reagen untuk mengatur pH larutan atau sebagai katalis dalam reaksi kimia tertentu.
Bahan ini memiliki sifat larut dalam metanol dan memiliki kekuatan basa yang cukup tinggi, sehingga sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan lingkungan basa. Konsentrasi 10% dalam metanol memberikan keseimbangan antara kekuatan basa dan kelarutan, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, bahan ini stabil dalam penyimpanan jika disimpan dengan benar.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia organik, analisis kimia, dan penelitian sintesis senyawa baru. Karena kehandalannya, bahan ini menjadi pilihan utama untuk berbagai aplikasi laboratorium yang memerlukan reagen basa.
Kelebihan (brosur TCI)
- Metilasi on-column asam barbiturat berlangsung kuantitatif pada rasio molar sampel:reagen 1:4
- Digunakan untuk esterifikasi asam karboksilat dan metilasi basa purin dan pirimidin
Brosur TCI (PDF)
- GC Derivatization Reagents 2026-03-25 · hal. 4
- Alkylation Reagents for Ester Synthesis 2026-04-06 · hal. 3
- Quaternary Ammonium Salts 2025-11-10 · hal. 2
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 10
Produk TCI terkait
- Trimethylphenylammonium Hydroxide (ca. 8.5% in Methanol), CAS 1899-02-1, TCI T3610
- 3-(Trifluoromethyl)phenyltrimethylammonium Hydroxide (5% in Methanol) [for Transesterification of Glyceride], CAS 68254-41-1, TCI T0961
- Tetrametilamonium Hidroksida – Tetramethylammonium Hydroxide (ca. 25% in Water), CAS 75-59-2, TCI T1460
- Tetrametilamonium Hidroksida – Tetramethylammonium Hydroxide (10% in Water), CAS 75-59-2, TCI T0138
- TCI T1948 2052-49-5 Tetrabutylammonium Hydroxide (37% in Methanol)
- Tetrabutilamonium Hidroksida – Tetrabutylammonium Hydroxide (10% in Methanol), CAS 2052-49-5, TCI T0717
- Pengendapan ion logam dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa amina dan turunannya dalam sintesis organik
- Penyesuaian pH larutan dalam reaksi kimia tertentu
- Reaksi substitusi dalam senyawa aromatik
- Analisis kimia untuk menentukan kandungan ion dalam larutan
Dari brosur TCI
- Metilasi on-column asam barbiturat (1 mL TMAH 0,1 M dalam metanol per 1 mg asam)
- Esterifikasi asam karboksilat
- Metilasi basa purin dan pirimidin
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 75-59-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Acids, Bases [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Data dari brosur TCI
| Molar ratio sample:reagent | 1:4 (on-column methylation of barbituric acids) |
|---|
Sumber: TCI brochure A1104 (2026-03-25)
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk mencegah reaksi oksidasi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap korosi. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Jun dkk. (2015). Silicon etching characteristics for tetramethylammonium hydroxide‐based solution with additives. Micro & Nano Letters doi:10.1049/mnl.2015.0161
- Einaga dkk. (2014). Catalytic properties of copper–manganese mixed oxides prepared by coprecipitation using tetramethylammonium hydroxide. Catal. Sci. Technol. doi:10.1039/c4cy00660g
- SRIPROM dkk. (2020). Tetramethylammonium Hydroxide-doped Starch Film as a Colorimetric Sensor for Trinitrotoluene Detection. Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.20p117
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.





