TCI M1016 Methylamine (40% in Methanol, ca. 9.8 mol/L) adalah larutan siap pakai dari amina primer paling sederhana di dalam metanol, dikemas sebagai reagen sintetik golongan asam dan basa. Metilamina sendiri berwujud gas pada suhu kamar, sehingga penyediaannya dalam bentuk larutan metanol membuat reagen ini jauh lebih praktis dan aman untuk ditakar di laboratorium biasa. Peranannya adalah sebagai sumber gugus metilamino, baik sebagai nukleofil untuk membentuk ikatan karbon-nitrogen maupun sebagai basa organik pada berbagai transformasi sintesis organik sehari-hari.
Sifat yang membuat reagen ini banyak dipilih adalah nukleofilisitas dan kebasaannya yang tinggi disertai ukuran molekul yang kecil, sehingga mudah masuk ke posisi reaksi yang padat secara sterik. Konsentrasi larutan yang tercantum memudahkan perhitungan stoikiometri secara volumetrik tanpa perlu menangani gas bertekanan. Metanol sebagai pelarut bersifat protik dan melarutkan banyak substrat polar, sehingga larutan ini langsung kompatibel dengan reaksi aminolisis ester, pembukaan cincin epoksida, substitusi nukleofilik, dan aminasi reduktif. Reagen ini juga umum dipakai untuk mengubah ester menjadi amida secara langsung.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan reagen ini pada riset sintesis organik, kimia medisinal, dan pengembangan bahan antara farmasi, termasuk di laboratorium penelitian industri. Pilihan kemasan 100 mL dan 500 mL memungkinkan penyesuaian antara kebutuhan percobaan skala kecil dan sintesis yang lebih rutin. Karena bersifat mudah terbakar dan beraroma sangat tajam, laboratorium perlu memastikan ketersediaan lemari asam yang berfungsi baik serta lemari penyimpanan bahan mudah terbakar yang memadai.
- Aminasi reduktif aldehida dan keton, karena metilamina bereaksi membentuk imina antara yang kemudian direduksi menjadi amina sekunder ter-N-metilasi.
- Konversi ester menjadi N-metilamida, sebab aminolisis langsung berjalan efektif dalam pelarut metanol tanpa memerlukan reagen penggandeng tambahan.
- Pembukaan cincin epoksida dan aziridina, karena nukleofil kecil ini menyerang karbon yang kurang terhalang sehingga menghasilkan amino alkohol secara regioselektif.
- Substitusi nukleofilik pada halida alkil dan heteroaromatik teraktivasi, sebab kebasaan dan nukleofilisitasnya cukup tinggi untuk menggantikan gugus pergi dengan baik.
- Sintesis heterosiklik bernitrogen dan pembuatan gugus pelindung berbasis amida, karena gugus N-metil sering diperlukan untuk mengatur sifat fisikokimia molekul sasaran.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 74-89-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Acids, Bases [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 100 mL dan 500 mL |
| Bentuk fisik | larutan cair, 40% dalam metanol, sekitar 9,8 mol/L |
| Penyimpanan | simpan sejuk, tertutup rapat, jauh dari sumber api, asam kuat, dan oksidator |
Larutan ini mudah terbakar, korosif, dan berbau sangat menyengat, sehingga seluruh penanganan wajib dilakukan di dalam lemari asam yang berfungsi baik. Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di lemari bahan mudah terbakar yang sejuk dan berventilasi, terpisah dari asam kuat serta oksidator. Karena tekanan uap dapat meningkat bila botol menghangat, dinginkan botol lebih dahulu sebelum dibuka dan buka tutup secara perlahan sambil menjauhkan wajah. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung penuh, dan jas laboratorium. Pengambilan dengan jarum suntik atau kanula lebih dianjurkan daripada menuang langsung.
—
