Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 124-40-3

Dimethylamine (ca. 11% in Isopropyl Alcohol, ca. 2mol/L) TCI D4198

Dimethylamine (ca. 11% in Isopropyl Alcohol, ca. 2mol/L) TCI D4198

Identitas Kimia

Nama lain
DMA (ca. 11% in Isopropyl Alcohol, ca. 2mol/L)
No. CAS
124-40-3
Rumus molekul
C2H7N
Berat molekul
45.09 g/mol
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N-methylmethanamine
SMILES
CNC
InChIKey
ROSDSFDQCJNGOL-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00008288
PubChem
CID 674
Harga reguler Rp 717.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 717.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4198 Dimethylamine dengan nomor CAS 124-40-3 disediakan sebagai larutan siap pakai dalam isopropil alkohol pada konsentrasi sekitar 11 persen atau kira-kira 2 mol per liter. Dimetilamina adalah amina sekunder paling sederhana dan merupakan salah satu building block non-heterosiklik paling sering dipakai dalam sintesis organik, terutama untuk memasukkan gugus dimetilamino ke dalam suatu molekul. Karena bentuk murninya berupa gas pada suhu ruang, penyediaan dalam bentuk larutan membuat reagen ini jauh lebih mudah ditakar, dipindahkan, dan digunakan pada skala laboratorium sehari-hari.

Keunggulan utama sediaan ini terletak pada kepraktisan dan ketelitian dosis. Dengan konsentrasi yang telah ditentukan, peneliti dapat menghitung jumlah mol reagen langsung dari volume yang diambil menggunakan syringe atau pipet, tanpa perlu menangani gas bertekanan maupun peralatan khusus. Isopropil alkohol sebagai pelarut memberikan kelarutan yang baik bagi banyak substrat organik dan relatif mudah diuapkan pada tahap pengerjaan akhir. Dimetilamina sendiri merupakan nukleofil yang kuat dan basa yang efektif, sehingga bereaksi cepat pada berbagai transformasi pembentukan ikatan karbon-nitrogen dengan kondisi reaksi yang umumnya sederhana.

Di Indonesia, larutan amina seperti ini banyak digunakan pada laboratorium sintesis organik perguruan tinggi, unit riset dan pengembangan farmasi, serta laboratorium kimia terapan yang membuat senyawa antara. Tersedianya kemasan 100 mL dan 500 mL memungkinkan pengguna memilih sesuai frekuensi pemakaian, mengingat larutan amina lebih baik habis dalam waktu wajar agar konsentrasinya tetap terjaga. Kemasan lebih kecil juga menyederhanakan pengaturan penyimpanan bahan mudah terbakar.

  • Sintesis amina tersier, karena dimetilamina bereaksi sebagai nukleofil kuat terhadap halida alkil maupun elektrofil lain untuk membentuk ikatan karbon-nitrogen.
  • Pembentukan amida N,N-dimetil, sebab larutan berkonsentrasi tertentu ini memudahkan penambahan stoikiometrik pada reaksi dengan klorida asam maupun ester aktif.
  • Aminasi reduktif, karena amina sekunder ini bereaksi dengan aldehida atau keton membentuk zat antara iminium yang kemudian direduksi menjadi produk yang diinginkan.
  • Substitusi nukleofilik aromatik, mengingat sifat basa dan nukleofiliknya memungkinkan penggantian gugus pergi pada cincin aromatik yang teraktivasi secara efisien.
  • Sintesis senyawa antara farmasi dan agrokimia, sebab gugus dimetilamino merupakan motif umum yang memengaruhi kebasaan serta kelarutan molekul target.

Merek TCI
Nomor CAS 124-40-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 100 mL dan 500 mL
Bentuk fisik larutan cair dalam isopropil alkohol, sekitar 11 persen atau kira-kira 2 mol per liter
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, berventilasi baik, jauh dari sumber api; wadah harus tertutup rapat

Larutan ini mudah terbakar dan mengandung amina yang mudah menguap serta berbau tajam, sehingga penanganan wajib dilakukan di dalam lemari asam yang berfungsi baik. Simpan botol dalam posisi tegak dan tertutup rapat di lemari bahan mudah terbakar, di tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari sumber api, percikan listrik, panas, serta asam kuat dan bahan pengoksidasi. Gunakan wadah asli produsen dan hindari memindahkan larutan ke wadah plastik yang tidak sesuai. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung tertutup, dan jas laboratorium. Buka tutup botol secara perlahan untuk melepas tekanan uap, dan pastikan tersedia alat pemadam serta pancuran pencuci mata di dekat area kerja.

—