TCI M0137 Methylamine (ca 40% in Water, ca 12mol/L) adalah larutan berair dari methylamine, amina primer paling sederhana. Bentuk larutan ini jauh lebih praktis ditangani dibandingkan methylamine murni yang berwujud gas pada suhu ruang. Di laboratorium, methylamine dipakai sebagai nukleofil dan sumber gugus N-metil dalam berbagai sintesis, misalnya pembentukan amida, imina, dan amina sekunder melalui aminasi reduktif. Konsentrasi yang tertera pada label, sekitar 40% atau sekitar 12 mol/L, memudahkan peneliti menghitung jumlah reagen yang diperlukan untuk tiap reaksi secara cepat.
Methylamine dipilih karena reaktivitas nukleofilnya yang tinggi dan ukurannya yang kecil, sehingga mampu bereaksi dengan ester, asil klorida, aldehida, keton, maupun alkil halida dengan efisien. Dalam bidang glikosains, amina sederhana seperti ini dapat digunakan pada derivatisasi atau modifikasi gugus karbonil dan ester pada turunan karbohidrat. Bentuk larutan berair memberikan konsentrasi yang relatif terdefinisi, aman disimpan dalam botol tertutup, dan mudah ditakar dengan pipet. Larutan ini bersifat basa kuat, berbau tajam menyerupai amonia, mudah terbakar, dan korosif, sehingga perlu ditangani dengan disiplin keselamatan yang baik.
Di laboratorium Indonesia, methylamine dalam air digunakan oleh kelompok riset sintesis organik dan kimia medisinal, peneliti glikosains, serta peneliti material yang membuat garam methylammonium sebagai prekursor perovskit untuk sel surya. Kemasan 25 mL cocok untuk percobaan skala kecil dan uji coba metode, sedangkan 500 mL sesuai bagi laboratorium yang menggunakannya secara rutin. Perlu dicatat bahwa pemakaian bahan ini di beberapa konteks dapat tunduk pada peraturan bahan kimia yang berlaku, sehingga pencatatan penggunaan yang rapi sangat dianjurkan.
Brosur TCI (PDF)
- Safely Handleable Volatile Solutions 2024-05-02 · hal. 1
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 6
- Reagents for Glyco Chemistry & Biology 5th Edition · hal. 143
Produk TCI terkait
- Methylamine (ca. 9% in Isopropyl Alcohol, ca. 2mol/L), CAS 74-89-5, TCI M2324
- Methylamine (ca. 9% in Ethanol, ca. 2mol/L), CAS 74-89-5, TCI M2323
- TCI M2108 74-89-5 Methylamine (ca. 7% in Tetrahydrofuran, ca. 2mol/L)
- Methylamine (40% in Methanol, ca. 9.8mol/L), CAS 74-89-5, TCI M1016
- Tetrabutilamonium Hidroksida – Tetrabutylammonium Hydroxide (40% in Water), CAS 2052-49-5, TCI T1685
- Trimethylamine (ca. 8% in Toluene, ca. 1mol/L), CAS 75-50-3, TCI T3614
- Sintesis amida N-metil: methylamine bereaksi dengan ester atau asil klorida menghasilkan amida N-metil, motif struktur yang banyak dijumpai pada molekul bioaktif dan intermediat farmasi.
- Aminasi reduktif: reaksi methylamine dengan aldehida atau keton yang diikuti reduksi menghasilkan amina sekunder N-metil, rute yang efisien untuk memasukkan gugus metilamino ke berbagai kerangka molekul.
- Derivatisasi pada glikosains: sebagai amina primer kecil yang sangat nukleofilik, methylamine dapat dipakai untuk aminolisis ester atau modifikasi karbonil pada turunan karbohidrat dalam studi kimia gula.
- Prekursor garam methylammonium untuk perovskit: penetralan methylamine dengan asam halida menghasilkan garam methylammonium yang digunakan dalam riset material perovskit untuk sel surya generasi baru.
- Sintesis heterosiklik bernitrogen: methylamine berperan sebagai sumber nitrogen dalam reaksi kondensasi dan siklisasi untuk membangun cincin heterosiklik N-metil yang penting dalam kimia medisinal.
| Merek | TCI (kode produk M0137) |
|---|---|
| Nomor CAS | 74-89-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | larutan berair (ca 40%, ca 12 mol/L), berbau tajam seperti amonia |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan berventilasi, jauh dari api dan asam |
Larutan methylamine mudah terbakar, korosif, dan melepaskan uap berbau tajam, sehingga harus disimpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan berventilasi baik, terpisah dari asam, oksidator, dan sumber api. Buka botol perlahan di lemari asam karena tekanan uap dapat terkumpul di dalam wadah, terutama pada suhu ruang yang hangat. Gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman atau pelindung wajah, dan jas laboratorium. Siapkan air pembilas darurat di dekat area kerja dan baca SDS sebelum digunakan.
—








