Tribromoethylene (TCI T0794) adalah senyawa kimia dengan nomor CAS 598-16-3 yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun memiliki potensi reaktif yang tinggi, sehingga sering dipilih dalam sintesis senyawa organik kompleks. Dalam laboratorium, Tribromoethylene digunakan untuk memulai reaksi yang menghasilkan senyawa dengan substitusi bromo yang lebih kompleks.
Karakteristik utama Tribromoethylene adalah kestabilannya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Senyawa ini memiliki sifat non-polar dan mudah larut dalam pelarut organik seperti kloroform atau etil asetat. Karena sifat tersebut, Tribromoethylene menjadi pilihan ideal untuk reaksi yang membutuhkan pelarut non-polar.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Tribromoethylene sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini mendukung pengembangan pengetahuan dan penerapan teknik sintesis kimia yang relevan dengan kebutuhan lokal dan internasional.
- Sintesis senyawa organik dengan substitusi bromo yang kompleks
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam kondisi tertentu
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa halogen
- Pengembangan metode sintesis yang efisien dan ramah lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 598-16-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas |
Tribromoethylene harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini bersifat reaktif dan harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Yoshioka dkk. (2002). Microsomal Oxidation of Tribromoethylene and Reactions of Tribromoethylene Oxide. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx020047t
- McKague dkk. (2002). Chemical structure of the chlorination product of tribromoethylene. Journal of Molecular Structure: THEOCHEM doi:10.1016/s0166-1280(01)00807-7
- EVSTAF'EVA dkk. (1990). ChemInform Abstract: (2,2‐Dichloroethylidene)‐ and (2,2‐Dibromo‐2‐chloroethylidene)ethoxycarbonylamines from N,N‐Dichlorourethane and 1,2‐Dichloro‐ and Tribromoethylene.. ChemInform doi:10.1002/chin.199041130
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




