Tetrabutylammonium Hydroxide (TBAH) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai basa kuat dalam berbagai reaksi kimia sintetik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia dan farmasi karena kemampuannya untuk mempercepat reaksi dan meningkatkan efisiensi proses. TBAH dalam bentuk larutan 10% dalam air sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan stabilitas kimia. Dalam praktik laboratorium, bahan ini digunakan sebagai reagen untuk berbagai proses seperti hidrolisis, sintesis senyawa organik, dan analisis kualitatif.
Salah satu karakteristik utama TBAH adalah kemampuannya untuk bertindak sebagai basa organik yang sangat kuat tanpa mengalami degradasi dalam kondisi tertentu. Larutan ini memiliki sifat tidak beracun dan tidak mudah terurai, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skenario laboratorium. Selain itu, TBAH memiliki sifat larut dalam air dan tidak mengandung ion logam berat, yang menjadikannya aman untuk digunakan dalam berbagai aplikasi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, TBAH sangat relevan untuk penelitian di bidang kimia organik, farmasi, dan analisis kimia. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif farmakologis, pengujian kualitas bahan baku, serta proses pemurnian senyawa kimia. Ketersediaan dan keandalan TBAH menjadikannya pilihan yang tepat untuk laboratorium yang membutuhkan reagen berkualitas tinggi.
Brosur TCI (PDF)
- Building Block for Stable Radical Materials 2025-11-27 · hal. 2
- Quaternary Ammonium Salts 2025-11-10 · hal. 2
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 10
Produk TCI terkait
- Tetraetilamonium Hidroksida – Tetraethylammonium Hydroxide (35% in Water), CAS 77-98-5, TCI T2589
- TCI T1948 2052-49-5 Tetrabutylammonium Hydroxide (37% in Methanol)
- Tetrabutilamonium Hidroksida – Tetrabutylammonium Hydroxide (40% in Water), CAS 2052-49-5, TCI T1685
- TCI T1565 4499-86-9 Tetrapropylammonium Hydroxide (ca. 40% in Water)
- Tetrametilamonium Hidroksida – Tetramethylammonium Hydroxide (ca. 25% in Water), CAS 75-59-2, TCI T1460
- Tetrapropylammonium Hydroxide (20-25% in Water), CAS 4499-86-9, TCI T1020
- Pengujian kualitas bahan baku kimia untuk memastikan kepuasan reaksi sintetik
- Sintesis senyawa organik yang membutuhkan reaksi hidrolisis atau deprotonasi
- Analisis kualitatif dalam proses pemurnian senyawa kimia
- Penelitian farmasi untuk pengembangan senyawa aktif farmakologis
- Pemrosesan bahan kimia dalam industri produksi bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2052-49-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Acids, Bases [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Larutan cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Tetrabutylammonium Hydroxide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan tidak terpapar cahaya langsung. Simpan di tempat sejuk dan kering, dengan suhu maksimal 25°C. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat mengambil atau menggunaan bahan ini. Pastikan wadah tidak bocor dan simpan jauh dari bahan kimia yang bersifat asam atau reduktor untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Aladko (2007). Effect of anions on the formation of solid substitution solutions on the basis of clathrate hydrates in the tetrabutylammonium hydroxide-tetrabutylammonium halide (F−, Cl−, Br−)-water system series. Russian Journal of General Chemistry doi:10.1134/s1070363207100052
- Serin dkk. (1994). Potentiometric titrations of some azo dyes containing a hydroxy group with tetrabutylammonium hydroxide in acetonitrile. The Analyst doi:10.1039/an9941902213
- Aladko (2009). Influence of anion sizes on the formation of substitutional solid solutions in clathrate hydrate frameworks in the series of tetrabutylammonium hydroxide-tetrabutylammonium halide (F−, Cl−, Br−, or I−)-water systems. Russian Journal of Inorganic Chemistry doi:10.1134/s0036023609070274
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






