Tetrapropylammonium Hydroxide (TPA-H) adalah senyawa kimia berbentuk cair yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia sintetik. Bahan ini memiliki sifat basa kuat yang memungkinkan reaksi hidrolisis, deprotonasi, dan pembentukan senyawa organik kompleks. Dalam laboratorium, TPA-H sering digunakan sebagai reagen untuk sintesis senyawa heterosiklik, polimer, dan senyawa organik lainnya yang membutuhkan kondisi basa.
Karakteristik utama TPA-H adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai ionik asam kuat, sehingga dapat mempercepat reaksi kimia dalam lingkungan basa. Bahan ini juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah menguap dan memiliki daya larut tinggi, TPA-H menjadi pilihan yang praktis untuk berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, TPA-H digunakan dalam penelitian kimia, farmasi, dan industri kimia. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang memerlukan reagen basa kuat, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen, baik kecil maupun besar.
Brosur TCI (PDF)
- Quaternary Ammonium Salts 2025-11-10 · hal. 2
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 10
Produk TCI terkait
- Tetraetilamonium Hidroksida – Tetraethylammonium Hydroxide (35% in Water), CAS 77-98-5, TCI T2589
- Tetrabutilamonium Hidroksida – Tetrabutylammonium Hydroxide (40% in Water), CAS 2052-49-5, TCI T1685
- TCI T1565 4499-86-9 Tetrapropylammonium Hydroxide (ca. 40% in Water)
- Tetrametilamonium Hidroksida – Tetramethylammonium Hydroxide (ca. 25% in Water), CAS 75-59-2, TCI T1460
- Tetrapropylammonium Hydroxide (20-25% in Water), CAS 4499-86-9, TCI T1020
- Tetrabutilamonium Hidroksida – Tetrabutylammonium Hydroxide (10% in Water), CAS 2052-49-5, TCI T0955
- Sintesis senyawa heterosiklik membutuhkan kondisi basa kuat untuk reaksi hidrolisis.
- Reaksi pembentukan polimer yang memerlukan lingkungan basa untuk aktivasi monomer.
- Eksperimen kimia organik yang memerlukan reagen basa untuk deprotonasi dan pembentukan senyawa baru.
- Penelitian farmasi untuk sintesis senyawa obat yang membutuhkan reaksi kimia dalam lingkungan basa.
- Pengujian kualitas bahan kimia untuk menentukan reaktivitas dan stabilitas dalam berbagai kondisi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4499-86-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Acids, Bases [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
TPA-H harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan cahaya. Bahan ini bersifat korosif, sehingga wadah yang digunakan harus tahan terhadap reaksi kimia. Penggunaan harus dilakukan di bawah aliran udara atau dalam lingkungan yang terkontrol untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Aladko (2011). Hydrate formation in a tetrapropylammonium hydroxide-water system. Russian Journal of Physical Chemistry A doi:10.1134/s0036024411040029
- Haouas dkk. (2009). 29Si NMR Relaxation of Silicated Nanoparticles in Tetraethoxysilane−Tetrapropylammonium Hydroxide−Water System (TEOS−TPAOH−H2O). The Journal of Physical Chemistry C doi:10.1021/jp903454f
- Kurmanbayeva dkk. (2020). Tetrapropylammonium Hydroxide as a Zinc Dendrite Growth Suppressor for Rechargeable Aqueous Battery. Frontiers in Energy Research doi:10.3389/fenrg.2020.599009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







