Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 5762-56-1

Tris(dimethylamino)methane (stabilized with KOH), CAS 5762-56-1, TCI T1057

Tris(dimethylamino)methane (stabilized with KOH), CAS 5762-56-1, TCI T1057

Identitas Kimia

No. CAS
5762-56-1
PubChem
CID 79831·SID 87576858
Rumus molekul
C7H19N3
Berat molekul
145.25 g/mol
Kemurnian
>97.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N,N,N',N',N",N"-hexamethylmethanetriamine
SMILES
CN(C)C(N(C)C)N(C)C
InChIKey
MUMVIYLVHVCYGI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.843.000,00
Harga reguler Rp 2.686.950,00 Harga obral Rp 3.843.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tris(dimethylamino)methane dari TCI (kode T1057) adalah reagen organik yang termasuk golongan aminal, yaitu satu atom karbon yang mengikat tiga gugus dimetilamino. Katalog TCI mengelompokkannya sebagai building block non-heterosiklik, dan produk ini dikirim dalam keadaan terstabilkan dengan KOH. Di laboratorium sintesis, reagen ini dikenal sebagai sumber unit satu karbon yang berguna untuk memasukkan gugus aminometilena atau formil ke dalam senyawa yang memiliki atom hidrogen asam, misalnya senyawa dengan gugus metilena aktif.

Daya tarik utama reagen ini ada pada reaktivitasnya yang tinggi terhadap pusat karbon yang bersifat asam, sehingga reaksi dapat berlangsung pada kondisi yang relatif ringan tanpa memerlukan basa kuat tambahan. Hasil reaksinya berupa enamin atau turunan aminometilena yang dapat diolah lebih lanjut menjadi aldehida, atau menjadi cincin heterosiklik melalui reaksi dengan hidrazin, hidroksilamin, dan amidin. Pernyataan stabilisasi dengan KOH menunjukkan bahwa reagen ini cukup peka terhadap kondisi lingkungan, sehingga penanganannya perlu cermat.

Di laboratorium Indonesia, reagen seperti ini lazim ditemui pada kelompok riset sintesis organik, kimia medisinal, dan pengembangan senyawa bioaktif. Kemasan 5 mL dan 25 mL memudahkan peneliti menyesuaikan kebutuhan antara uji awal dan sintesis berulang. Karena sifatnya yang sensitif, laboratorium yang memesannya sebaiknya sudah menyiapkan fasilitas penyimpanan dan penanganan yang sesuai. AMI Scientific membantu menyediakan produk bermerek TCI ini bagi pelanggan riset.

  • Aminometilenasi senyawa metilena aktif: reagen ini bereaksi dengan karbon asam untuk membentuk turunan enamin, yang merupakan titik awal umum menuju banyak senyawa karbonil dan heterosiklik.
  • Pembentukan enaminon dari keton: keton berhidrogen alfa dapat diubah menjadi enaminon yang berfungsi sebagai perantara serbaguna dalam sintesis pirazol, pirimidin, dan isoksazol.
  • Formilasi tidak langsung: setelah terbentuk enamin, hidrolisis akan menghasilkan gugus formil, sehingga reagen ini dapat dipakai untuk memasukkan satu atom karbon tambahan ke kerangka molekul.
  • Sintesis heterosiklik bertahap: perantara aminometilena yang dihasilkan dapat langsung direaksikan dengan nukleofil bertitik ganda untuk menutup cincin dalam satu rangkaian reaksi yang efisien.
  • Pengembangan metode sintesis: karena reaktif dan relatif seragam, reagen ini cocok sebagai pembanding ketika peneliti menguji kereaktifan substrat baru terhadap reagen aminometilenasi.

Merek TCI (kode produk T1057)
Nomor CAS 5762-56-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5mL, 25mL
Bentuk fisik —
Penyimpanan ikuti anjuran label dan SDS produsen
  • Keterangan: dikirim dalam keadaan terstabilkan dengan KOH

Reagen aminal biasanya peka terhadap kelembapan dan udara, jadi simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering, serta jauhkan dari asam, air, dan bahan pengoksidasi. Bila memungkinkan, buka dan ambil reagen di bawah atmosfer inert atau minimal dengan paparan udara yang singkat. Gunakan di dalam lemari asam, kenakan sarung tangan, kacamata, dan jas laboratorium, karena senyawa amina dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran napas. Rujuk SDS produsen untuk suhu simpan dan tindakan pertolongan pertama, lalu buang sisa sebagai limbah organik berbasa.

  • Solé dkk. (1994). An unexpected transformation by reaction of congested α-(o-nitrophenyl) ketones with tris (dimethylamino) methane. A new heterocyclic system: 6,1. Tetrahedron doi:10.1016/s0040-4020(01)85542-3
  • Anderson dkk. (1996). Conformational Dynamics of Triple Rotors: Tris(dimethylamino)methane, Triisopropylamine, and Related Molecules1. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo951227t
  • Kuhn dkk. (1992). Synthese, Struktur und Metallierung von 1,3,5-Tris(dimethylamino)benzol / Synthesis, Structure, and Metalation of 1,3,5-Tris(dimethylamino)benzene. Zeitschrift für Naturforschung B doi:10.1515/znb-1992-0904

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.