Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 2235-00-9

N-Vinyl-epsilon-caprolactam (stabilized with HO-TEMPO), CAS 2235-00-9, TCI V0073

N-Vinyl-epsilon-caprolactam (stabilized with HO-TEMPO), CAS 2235-00-9, TCI V0073

Identitas Kimia

No. CAS
2235-00-9
PubChem
CID 75227·SID 87577863
Rumus molekul
C8H13NO
Berat molekul
139.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-ethenylazepan-2-one
SMILES
C=CN1CCCCCC1=O
InChIKey
JWYVGKFDLWWQJX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 900.900,00
Harga reguler Rp 645.750,00 Harga obral Rp 900.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

N-Vinyl-epsilon-caprolactam (stabilized with HO-TEMPO) dari TCI (kode V0073) adalah monomer vinil yang terdiri atas cincin kaprolaktam tujuh anggota dengan gugus vinil pada atom nitrogennya. Senyawa ini dikenal dengan singkatan NVCL atau NVCap dan menjadi bahan dasar poli(N-vinilkaprolaktam) atau PNVCL. Di laboratorium, monomer ini dipakai untuk mensintesis homopolimer, kopolimer, dan hidrogel yang responsif terhadap suhu. Produk ini sudah ditambahkan penstabil HO-TEMPO untuk mencegah polimerisasi spontan selama penyimpanan.

NVCL dipilih karena polimernya bersifat termoresponsif. PNVCL larut dalam air pada suhu rendah dan memisah atau menggumpal ketika dipanaskan melewati suhu larutan kritis bawah (LCST) yang dekat dengan suhu tubuh. Berbeda dengan poli(N-isopropilakrilamida), hidrolisis PNVCL tidak melepaskan amina kecil, sehingga polimer ini banyak diteliti sebagai alternatif yang lebih biokompatibel. Gugus laktam yang polar juga memberi kemampuan membentuk kompleks dan ikatan hidrogen, yang berguna dalam pelapisan, perekat, dan inhibitor hidrat gas.

Di Indonesia, monomer ini relevan bagi laboratorium kimia polimer, farmasi, biomaterial, dan teknik kimia yang mengembangkan hidrogel pintar, sistem pelepasan obat terkendali, membran, atau aditif industri minyak dan gas. Kemasan 100 g cocok untuk sintesis dan optimasi kondisi polimerisasi di skala laboratorium. Kemasan 500 g sesuai untuk kelompok riset yang membuat seri kopolimer atau hidrogel dalam jumlah lebih banyak.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis polimer termoresponsif PNVCL: polimerisasi radikal monomer ini menghasilkan polimer yang mengalami transisi kelarutan saat suhu berubah, berguna untuk material pintar.
  • Pembuatan hidrogel untuk pelepasan obat terkendali: hidrogel berbasis NVCL dapat mengembang atau menyusut sesuai suhu sehingga dipelajari untuk melepaskan obat secara terkendali di dekat suhu tubuh.
  • Kopolimerisasi untuk menyesuaikan sifat material: NVCL dapat dikopolimerkan dengan monomer lain untuk mengatur suhu transisi, hidrofilisitas, dan sifat mekanik polimer.
  • Riset inhibitor hidrat gas kinetik: polimer dan kopolimer vinilkaprolaktam dikenal dalam penelitian pencegahan pembentukan hidrat gas pada jalur pipa minyak dan gas.
  • Biomaterial dan pelapis permukaan: polimer berbasis NVCL diteliti untuk permukaan kultur sel yang responsif suhu, pelapis, dan formulasi perekat karena sifat polarnya.

Merek TCI (kode produk V0073)
Nomor CAS 2235-00-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 100g, 500g
Bentuk fisik padatan bertitik leleh rendah (dapat melunak atau mencair bila suhu ruang tinggi), distabilkan dengan HO-TEMPO
Penyimpanan suhu dingin sesuai label produsen, tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan panas

Simpan monomer dalam wadah asli yang tertutup rapat pada suhu dingin sesuai label produsen, terlindung dari cahaya, panas, dan sumber radikal. Penstabil HO-TEMPO mencegah polimerisasi spontan, tetapi efektivitasnya menurun jika bahan sering terpapar panas. Karena titik lelehnya rendah, bahan bisa melunak di suhu ruang tropis. Hangatkan perlahan secara merata bila perlu dicairkan, dan jangan memanaskannya secara berlebihan. Bila penstabil harus dihilangkan sebelum polimerisasi, lakukan sesaat sebelum dipakai. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan lemari asam, serta baca SDS sebelum digunakan.

—