Collection: Aromatic Polyketides

Aromatic Polyketides — berisi senyawa polifenol alami dan turunan sintetiknya yang terbentuk melalui jalur biosintesis fenilpropanoid dan poliketida, seperti kurkuminoid, kalkon, dan flavonoid terprenilasi, yang banyak diisolasi dari tumbuhan sebagai model struktur aromatik terkonjugasi.

Aromatic Polyketides digunakan sebagai senyawa acuan untuk riset dalam studi jalur biosintesis tumbuhan, kimia produk alam, dan pengembangan metode sintesis kalkon maupun flavonoid. Peneliti farmakognosi dan kimia organik memanfaatkannya sebagai standar analitik pada kromatografi serta bahan awal untuk modifikasi struktur dalam studi hubungan struktur-aktivitas senyawa fenolik.

Contoh produk dalam koleksi ini: TCI C2302 458-37-7 Curcumin (Synthetic), TCI B6443 113558-15-9 Baohuoside I, TCI I0822 961-29-5 Isoliquiritigenin, TCI B6548 33171-05-0 Bisdemethoxycurcumin, TCI I0862 489-32-7 Icariin, TCI C0071 94-41-7 Chalcone, TCI X0068 6754-58-1 Xanthohumol, TCI C0434 458-37-7 Curcumin (Natural).

Pemilihan item perlu memperhatikan kemurnian tinggi untuk keperluan analitik, sumber senyawa alami atau sintetik, serta kestabilan terhadap cahaya dan oksidasi yang umum terjadi pada golongan polifenol. Seluruh produk merupakan produk asli Tokyo Chemical Industry (TCI) Jepang, dengan kemurnian, kemasan, dan kondisi penyimpanan tercantum pada halaman masing-masing item.

Kategori lain yang sejajar di bawah Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides, sering dipakai bersamaan dalam satu alur kerja laboratorium:

Kembali ke Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides. Untuk pengadaan volume besar, kemasan khusus, atau grade tertentu, hubungi tim AMI Scientific — distributor resmi TCI Japan di Indonesia — untuk pengecekan ketersediaan dan lead time langsung ke Jepang.

140 products