8-Azahypoxanthine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, yang memiliki struktur mirip dengan purin. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks yang memiliki aktivitas biologis, seperti obat-obatan atau bahan bantu dalam penelitian biomedis. Dalam laboratorium, 8-Azahypoxanthine berperan sebagai bahan dasar dalam reaksi kimia yang bertujuan menghasilkan senyawa dengan struktur heterosiklik yang lebih kompleks. Bahan ini sangat penting dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa purin dan analognya.
8-Azahypoxanthine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar UV. Karakteristik ini membuatnya mudah terdegradasi jika tidak disimpan dengan benar. Meski demikian, senyawa ini memiliki keunggulan dalam reaktivitas yang tinggi, sehingga dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleophilic substitution atau reaksi kondensasi. Keunggulan ini menjadikannya pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan baku dengan reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 8-Azahypoxanthine digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering diaplikasikan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa biomedis, termasuk dalam pengembangan obat dan bahan bantu di bidang farmakologi. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan baku kimia berkualitas.
Brosur TCI (PDF)
- Nucleosides, Nucleotides, Nucleic Acids and Related Reagents 2026-03-23 · hal. 9
- Sintesis senyawa purin analog untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan bahan aktif obat dengan struktur heterosiklik
- Penelitian kimia organik dalam bidang biomedis
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas antioksidan
- Reaksi kimia untuk pembentukan senyawa kompleks dalam laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2683-90-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
8-Azahypoxanthine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta cahaya matahari langsung. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah penyimpanannya harus kedap udara dan tidak terbuka. Dalam penggunaan, peneliti harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini sebaiknya disimpan di suhu kamar dan tidak disimpan di tempat yang terkena sinar UV.
- (2006). Azahypoxanthine. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut170
- Tanaka dkk. (2025). Comprehensive transcriptomic analysis revealing that 2-azahypoxanthine treatment induces the stress response in Arabidopsis thaliana. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry doi:10.1093/bbb/zbaf162
- Nakamura dkk. (2016). Effects of 2-azahypoxanthine on extracellular terpene accumulations by the green microalga Botryococcus braunii, race B. Algal Research doi:10.1016/j.algal.2016.10.023
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




