4-Allylanisole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi substitusi, adisi, dan reaksi cross-coupling. Dalam laboratorium, 4-Allylanisole sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa heterosiklik, obat, atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan yang bisa berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia.
4-Allylanisole memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti suhu tinggi atau kelembapan. Senyawa ini juga memiliki aroma yang khas, yang memudahkan dalam identifikasi visual. Kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional menjadikannya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi laboratorium. Keberagaman aplikasi ini menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para ilmuwan dan peneliti.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 4-Allylanisole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di universitas dan lembaga riset yang fokus pada sintesis senyawa baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam proyek penelitian yang terkait dengan pengembangan obat, bahan kimia industri, dan material baru. Karena kebutuhan akan bahan baku yang berkualitas, 4-Allylanisole menjadi salah satu produk yang sering dicari di laboratorium-laboratorium di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Polyphenols 2024-12-05 · hal. 2
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 8
- Sintesis senyawa heterosiklik yang membutuhkan struktur rantai alkil
- Pengembangan obat baru melalui reaksi kimia kompleks
- Penelitian bahan kimia industri yang memerlukan bahan baku reaktif
- Pembuatan senyawa aromatik untuk aplikasi farmasi dan kosmetik
- Reaksi cross-coupling dalam sintesis senyawa organik kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 140-67-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Allylanisole harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus dihindari dari bahan kimia yang tidak kompatibel.
- Cihaner dkk. (2001). Electrochemical polymerization of 4-allylanisole. European Polymer Journal doi:10.1016/s0014-3057(01)00065-9
- Miranda (2018). Synthesis of 4-Methoxystyrene Derivatives from 4-Allylanisole and Diverse Nucleophiles. McNair Scholars Research Journal doi:10.32855/2642-2492.1108
- Wang (2017). Determining Estragole (4-allylanisole) Vapor of Essential Oil Using Polymer Membranes, ATR-FTIR Spectroscopy, and QCM. Current Analytical Chemistry doi:10.2174/1573411013666170222112944
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






