Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 79416-27-6

Methyl 5-Aminolevulinate Hydrochloride, CAS 79416-27-6, TCI A1411

Methyl 5-Aminolevulinate Hydrochloride, CAS 79416-27-6, TCI A1411

Identitas Kimia

No. CAS
79416-27-6
PubChem
CID 157921·SID 87562866
Rumus molekul
C6H12ClNO3
Berat molekul
181.62 g/mol
Kemurnian
>98.0%(N)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 5-amino-4-oxopentanoate;hydrochloride
SMILES
COC(=O)CCC(=O)CN.Cl
InChIKey
UJYSYPVQHFNBML-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 637.350,00
Harga reguler Rp 460.950,00 Harga obral Rp 637.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methyl 5-Aminolevulinate Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik dan memiliki sifat kimia yang sangat stabil, menjadikannya sebagai bahan baku penting dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmakologi, biokimia, dan material.

Karena sifat kimianya yang khas, senyawa ini memiliki daya reaksi yang baik terhadap berbagai kondisi kimia, sehingga sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Keberagaman aplikasinya membuat senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi. Selain itu, senyawa ini juga mudah tersedia dalam berbagai kemasan, sehingga memudahkan penggunaan di berbagai skala eksperimen.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian bidang farmasi dan kimia organik. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk pengembangan obat baru, sintesis senyawa aktif, dan penelitian tentang reaksi kimia yang kompleks. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya sebagai bahan yang relevan dan praktis untuk kebutuhan penelitian di Indonesia.

  • Dalam sintesis senyawa farmakologis, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku utama untuk memproduksi senyawa aktif.
  • Dalam penelitian biokimia, senyawa ini berperan sebagai substrat dalam reaksi enzimatik yang relevan.
  • Dalam eksperimen kimia organik, senyawa ini digunakan sebagai reaktan dalam berbagai reaksi substitusi dan reduksi.
  • Dalam pengembangan material organik, senyawa ini digunakan sebagai komponen dalam pembuatan polimer dan senyawa kompleks.
  • Dalam analisis kualitatif, senyawa ini digunakan sebagai standar untuk identifikasi senyawa kimia lainnya.

Merek TCI
Nomor CAS 79416-27-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 100mg, 1g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung.

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Simpan di suhu kamar dan hindari paparan udara lembap. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • &NA; (2010). Methyl aminolevulinate. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-201013240-00081
  • Kernel Networks Inc. (2019). Multicenter Study to Assess the Efficacy and Safety of Methyl Aminolevulinate Hydrochloride (MAL) 16.8% Cream (CD06809-41) Versus Vehicle Cream for Actinic Keratosis of the Face. Case Medical Research doi:10.31525/ct1-nct04085367
  • Case Medical Research (2020). A Study to Assess Recurrence of Actinic Keratosis in Participants Treated With Methyl Aminolevulinate Hydrochloride Cream or Vehicle Cream Who Achieved Complete Response to Treated Lesions in Earlier Study. Case Medical Research doi:10.31525/ct1-nct04269395

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.