1-Aminobenzotriazole adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkannya berperan sebagai reaktif dalam berbagai jenis reaksi, termasuk reaksi coupling dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 1-Aminobenzotriazole menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lain, sehingga memperluas potensi aplikasinya. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian dan pengembangan senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, 1-Aminobenzotriazole digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang memerlukan sintesis senyawa kompleks, baik untuk keperluan pendidikan maupun penelitian.
Kelebihan (brosur TCI)
- Menghasilkan benzyne melalui dekomposisi oksidatif dengan timbal tetraasetat, melepaskan nitrogen
Brosur TCI (PDF)
- Aryne/Heteroaryne Precursors 2025-09-16 · hal. 3
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan reaktif stabil dan reaktif
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa farmakologis
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri dan material
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa baru
- Eksperimen kimia organik yang membutuhkan bahan baku dengan struktur kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1614-12-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Data dari brosur TCI
| Oxidant | Pb(OAc)4 [L0021] (CH2Cl2, -78 °C) |
|---|
Sumber: TCI brochure R5110 (2025-09-16)
1-Aminobenzotriazole harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di rak yang terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau mudah terbakar. Penggunaan harus dilakukan dengan alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Chuanprasit dkk. (2015). Benzyne Formation in the Mechanism-Based Inactivation of Cytochrome P450 by 1-Aminobenzotriazole andN-Benzyl-1-Aminobenzotriazole: Computational Insights. ACS Catalysis doi:10.1021/acscatal.5b00423
- Sinal dkk. (1996). Kinetics and selectivity of mechanism-based inhibition of guinea pig hepatic and pulmonary cytochrome P450 by N-benzyl-1-aminobenzotriazole and N-alpha-methylbenzyl-1-aminobenzotriazole.. Drug Metabolism and Disposition doi:10.1016/s0090-9556(25)07495-1
- Hart dkk. (1994). Lead Tetraacetate Oxidation of a Compound that is Simultaneously a 1- and a 2-Aminobenzotriazole. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-93-s27
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
