2-Aminobenzotriazole (2-ABT) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik kompleks. Dalam proses sintesis, 2-ABT berperan sebagai penghambat reaksi atau sebagai komponen dalam reaksi coupling. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi kimia.
2-ABT memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari cincin benzotriazole dengan gugus amina pada posisi 2. Senyawa ini memiliki daya reaktivitas tinggi, terutama dalam reaksi yang melibatkan aktivasi elektronik. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan interaksi spesifik antara gugus fungsi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, 2-ABT juga memiliki daya tahan yang baik dalam kondisi laboratorium yang beragam.
Di laboratorium Indonesia, 2-ABT digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian sintesis senyawa baru, pengembangan obat, dan karakterisasi senyawa heterosiklik. Karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kestabilannya, 2-ABT menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam reaksi coupling.
- Reaksi aktivasi elektronik dalam sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan stabilitas molekuler.
- Penelitian kimia murni untuk memahami sifat dan reaktivitas senyawa dengan struktur cincin aromatik.
- Pengembangan material organik yang memerlukan komponen kimia dengan reaktivitas spesifik.
- Uji katalis dalam reaksi kimia yang membutuhkan bahan bantu stabil dan tidak mudah terurai.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1614-11-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan. |
2-Aminobenzotriazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk menjaga kualitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta tidak terpapar udara bebas. Pemakaian harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan masker, karena potensi iritasi terhadap kulit dan mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi atau kebocoran.
- Chuanprasit dkk. (2015). Benzyne Formation in the Mechanism-Based Inactivation of Cytochrome P450 by 1-Aminobenzotriazole andN-Benzyl-1-Aminobenzotriazole: Computational Insights. ACS Catalysis doi:10.1021/acscatal.5b00423
- Sinal dkk. (1996). Kinetics and selectivity of mechanism-based inhibition of guinea pig hepatic and pulmonary cytochrome P450 by N-benzyl-1-aminobenzotriazole and N-alpha-methylbenzyl-1-aminobenzotriazole.. Drug Metabolism and Disposition doi:10.1016/s0090-9556(25)07495-1
- Hart dkk. (1994). Lead Tetraacetate Oxidation of a Compound that is Simultaneously a 1- and a 2-Aminobenzotriazole. HETEROCYCLES doi:10.3987/com-93-s27
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
