TCI M2121 1-Methyl-1H-benzotriazole adalah turunan benzotriazol yang atom nitrogen posisi 1 telah termetilasi, sehingga menghasilkan heterosiklik terkondensasi yang stabil dan tidak lagi memiliki proton N–H. Kerangka benzotriazol dikenal luas di laboratorium sebagai motif dengan kemampuan koordinasi yang baik dan sebagai gugus pergi dalam kimia sintesis. Versi N-metilnya menjadi blok pembangun yang berguna ketika peneliti membutuhkan inti benzotriazol dengan posisi substitusi nitrogen yang sudah tertentu, sehingga masalah campuran regioisomer N1 dan N2 dapat dihindari sejak awal.
Sifat yang membuatnya dipilih meliputi stabilitas termal dan kimia yang tinggi, aromatisitas cincin terkondensasi, serta tersedianya atom nitrogen N2 dan N3 sebagai situs donor elektron untuk pembentukan kompleks logam. Ketiadaan proton N–H membuat senyawa ini bersifat netral dan tidak mengganggu reaksi yang peka terhadap keasaman, sekaligus meningkatkan kelarutannya dalam pelarut organik umum. Cincin benzena yang menyatu juga menyediakan posisi untuk fungsionalisasi aromatik lanjutan, sementara gugus metil pada nitrogen dapat berperan sebagai pengarah dalam reaksi aktivasi ikatan C–H terkatalisis logam transisi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan pada penelitian sintesis heterosiklik, kimia koordinasi, serta kajian inhibitor korosi berbasis azol yang relevan untuk industri logam dan perlindungan permukaan. Kemasan 5 g mencukupi untuk percobaan metodologi, pembuatan ligan skala riset, maupun penyiapan larutan uji pada studi elektrokimia permukaan.
- Blok pembangun heterosiklik terfungsionalisasi, karena posisi nitrogen sudah terkunci oleh gugus metil sehingga reaksi lanjutan tidak menghasilkan campuran regioisomer yang sulit dipisahkan.
- Ligan pada kimia koordinasi, sebab pasangan elektron bebas pada nitrogen cincin triazol mampu mengikat ion logam transisi membentuk kompleks yang stabil.
- Penelitian inhibitor korosi berbasis azol, mengingat kerangka benzotriazol dikenal membentuk lapisan pelindung pada permukaan logam khususnya tembaga dan paduannya.
- Substrat kajian fungsionalisasi ikatan C–H, karena nitrogen heterosiklik dapat bertindak sebagai gugus pengarah bagi katalis logam transisi menuju posisi tertentu.
- Senyawa acuan analisis kromatografi dan spektroskopi, sebab strukturnya yang terdefinisi jelas berguna untuk kalibrasi metode pemisahan turunan azol yang berkerabat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13351-73-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | padatan dengan titik leleh rendah |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya |
Simpan bahan pada wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung serta sumber panas karena senyawa ini memiliki titik leleh yang relatif rendah dan dapat melunak pada ruangan yang panas. Hindari kontak dengan oksidator kuat dan asam pekat. Penimbangan sebaiknya dilakukan di lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu atau uap, menggunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Tutup wadah segera setelah pemakaian dan bersihkan tumpahan dengan cara kering sesuai prosedur limbah laboratorium.
—
