N-Aminosuccinimide Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini berperan sebagai bahan dasar atau building block dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, senyawa ini sering dipilih dalam berbagai eksperimen kimia untuk menghasilkan produk yang lebih kompleks.
N-Aminosuccinimide Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan reaksi kimia dalam laboratorium. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik membuatnya sangat praktis untuk digunakan dalam berbagai metode sintesis. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi kimia.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Karena ketersediaan dan kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan bahan dasar kimia yang stabil dan mudah diakses.
- Digunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik untuk memperoleh produk kimia dengan struktur kompleks
- Cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi katalitik dalam laboratorium kimia organik
- Dapat dimanfaatkan dalam pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri
- Berguna dalam penelitian tentang reaktivitas senyawa nitrogen dalam lingkungan reaktif
- Dapat digunakan sebagai bahan bantu dalam proses pemurnian senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 108906-15-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
N-Aminosuccinimide Hydrochloride harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah penurunan kualitas. Senyawa ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel. Dalam laboratorium, senyawa ini sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menjaga keselamatan.
—








