N-Phenylsuccinimide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan turunannya. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai komponen utama dalam reaksi substitusi dan reaksi siklis. Sebagai building block, N-Phenylsuccinimide memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga menjadi bahan yang sangat penting dalam pengembangan senyawa baru.
Karakteristik utama N-Phenylsuccinimide meliputi struktur molekul yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks. Senyawa ini memiliki sifat reaktif yang baik, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai proses sintesis. Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, N-Phenylsuccinimide sering dipilih dalam penelitian kimia organik untuk memperoleh produk dengan sifat spesifik.
Di laboratorium di Indonesia, N-Phenylsuccinimide digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan karakterisasi struktur molekul. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya dalam berbagai reaksi kimia. Dengan demikian, senyawa ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian di bidang ilmu kimia di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik sebagai bahan dasar untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa aromatik kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa kimia dalam penelitian organik
- Pembuatan senyawa intermediet untuk analisis struktur molekul
- Penelitian tentang reaksi kimia yang melibatkan gugus fungsional
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 83-25-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
N-Phenylsuccinimide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa bersifat iritatif. Selalu simpan di tempat yang kering dan sejuk, serta hindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Keller dkk. (1992). NMR Studies of Drugs. Application of Achiral and Chiral Lanthanide Shift Reagents to α-Ethyl-α-Phenylsuccinimide. Spectroscopy Letters doi:10.1080/00387019208017857
- DAVIDSE dkk. (1990). ChemInform Abstract: Structure of (E,E)‐Bis(benzylidene)‐N‐phenylsuccinimide. ChemInform doi:10.1002/chin.199042052
- Zhang dkk. (1996). Anticonvulsant drug effects on spontaneous thalamocortical rhythms in vitro: Valproic acid, clonazepam, and α-methyl-α-phenylsuccinimide. Epilepsy Research doi:10.1016/0920-1211(95)00080-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
