2-Amino-5-bromopyrimidine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan struktur pyrimidine, yang merupakan bagian dari banyak molekul biologis seperti DNA dan RNA. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan senyawa baru dengan struktur kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmakologi, kimia organik, dan sintesis obat.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, yang memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi siklik. Kehadiran gugus bromo dan amino memberikan sifat reaktivitas yang berbeda, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan fungsi spesifik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang ingin mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas biologis tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif farmakologis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan obat baru atau memperbaiki struktur senyawa yang sudah ada. Ketersediaan bahan ini mendukung kegiatan penelitian yang berfokus pada inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan.
- Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi bromo pada struktur pyrimidine untuk modifikasi senyawa
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas anti-inflamasi dan antitumor
- Penelitian tentang struktur dan fungsi molekul biologis
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7752-82-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas bahan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—




