Amorolfine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki aktivitas antimikroba yang kuat, terutama terhadap jamur, dan sering digunakan sebagai bahan baku untuk penelitian terkait pengobatan infeksi jamur. Dalam laboratorium, senyawa ini bisa digunakan untuk uji aktivitas antimikroba, pengembangan obat, atau penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik.
Amorolfine Hydrochloride memiliki struktur kimia yang stabil dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik seperti etanol atau dimetilsulfoxida. Sifat ini membuatnya cocok untuk berbagai metode analisis kimia, seperti spektroskopi atau kromatografi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang tidak ekstrem, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di Indonesia, Amorolfine Hydrochloride sering digunakan oleh peneliti dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian ilmiah. Bahan ini juga menjadi pilihan utama untuk pengujian kualitas produk farmasi dan pengembangan formulasi obat baru. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini sangat diminati di laboratorium-laboratorium yang fokus pada bidang biomedis dan farmasi.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 9
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 9
- Uji aktivitas antimikroba untuk pengembangan obat jamur
- Penelitian tentang mekanisme kerja senyawa antimikroba
- Pengujian kualitas bahan aktif farmasi dalam formulasi obat
- Eksperimen kimia untuk sintesis senyawa terapi
- Analisis kimia dalam proses identifikasi senyawa bioaktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 78613-38-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Amorolfine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan suhu kamar adalah pilihan yang paling umum. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya, senyawa ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel.
- Šveikauskaitė dkk. (2019). Potential of Chemical and Physical Enhancers for Transungual Delivery of Amorolfine Hydrochloride. Materials doi:10.3390/ma12071028
- Ahmed dkk. (2025). Amorolfine hydrochloride loaded solid lipid nanoparticles: Preparation, characterization and ex vivo nail permeation study to treat onychomycosis. Annales Pharmaceutiques Françaises doi:10.1016/j.pharma.2024.12.002
- Wang dkk. (2026). Effects of fractional laser combined with amorolfine hydrochloride cream on fungal clearance rate and nursing outcomes in patients with onychomycosis: a retrospective clinical study. Frontiers in Medicine doi:10.3389/fmed.2026.1869163
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antifungal Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antifungal Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (by Application)








