Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 78613-38-4

Amorolfine Hydrochloride, CAS 78613-38-4, TCI A2161

Amorolfine Hydrochloride, CAS 78613-38-4, TCI A2161

Identitas Kimia

No. CAS
78613-38-4
PubChem
CID 54259·SID 87560682
Rumus molekul
C21H36ClNO
Berat molekul
354.0 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(2R,6S)-2,6-dimethyl-4-[2-methyl-3-[4-(2-methylbutan-2-yl)phenyl]propyl]morpholine;hydrochloride
SMILES
CCC(C)(C)C1=CC=C(C=C1)CC(C)CN2C[C@H](O[C@H](C2)C)C.Cl
InChIKey
XZKWIPVTHGWDCF-KUZYQSSXSA-N
Harga reguler Rp 2.597.700,00
Harga reguler Rp 1.832.250,00 Harga obral Rp 2.597.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Amorolfine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki aktivitas antimikroba yang kuat, terutama terhadap jamur, dan sering digunakan sebagai bahan baku untuk penelitian terkait pengobatan infeksi jamur. Dalam laboratorium, senyawa ini bisa digunakan untuk uji aktivitas antimikroba, pengembangan obat, atau penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik.

Amorolfine Hydrochloride memiliki struktur kimia yang stabil dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik seperti etanol atau dimetilsulfoxida. Sifat ini membuatnya cocok untuk berbagai metode analisis kimia, seperti spektroskopi atau kromatografi. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan yang tidak ekstrem, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.

Di Indonesia, Amorolfine Hydrochloride sering digunakan oleh peneliti dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian ilmiah. Bahan ini juga menjadi pilihan utama untuk pengujian kualitas produk farmasi dan pengembangan formulasi obat baru. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, senyawa ini sangat diminati di laboratorium-laboratorium yang fokus pada bidang biomedis dan farmasi.

  • Uji aktivitas antimikroba untuk pengembangan obat jamur
  • Penelitian tentang mekanisme kerja senyawa antimikroba
  • Pengujian kualitas bahan aktif farmasi dalam formulasi obat
  • Eksperimen kimia untuk sintesis senyawa terapi
  • Analisis kimia dalam proses identifikasi senyawa bioaktif

Merek TCI
Nomor CAS 78613-38-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung

Amorolfine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan suhu kamar adalah pilihan yang paling umum. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya, senyawa ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia yang tidak kompatibel.

  • Šveikauskaitė dkk. (2019). Potential of Chemical and Physical Enhancers for Transungual Delivery of Amorolfine Hydrochloride. Materials doi:10.3390/ma12071028
  • Ahmed dkk. (2025). Amorolfine hydrochloride loaded solid lipid nanoparticles: Preparation, characterization and ex vivo nail permeation study to treat onychomycosis. Annales Pharmaceutiques Françaises doi:10.1016/j.pharma.2024.12.002
  • Wang dkk. (2026). Effects of fractional laser combined with amorolfine hydrochloride cream on fungal clearance rate and nursing outcomes in patients with onychomycosis: a retrospective clinical study. Frontiers in Medicine doi:10.3389/fmed.2026.1869163

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.