Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 129639-79-8

Abafungin, CAS 129639-79-8, TCI A3213

Abafungin, CAS 129639-79-8, TCI A3213

Identitas Kimia

No. CAS
129639-79-8
PubChem
CID 159326·SID 468590172
Rumus molekul
C21H22N4OS
Berat molekul
378.5 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-[2-(2,4-dimethylphenoxy)phenyl]-N-(1,4,5,6-tetrahydropyrimidin-2-yl)-1,3-thiazol-2-amine
SMILES
CC1=CC(=C(C=C1)OC2=CC=CC=C2C3=CSC(=N3)NC4=NCCCN4)C
InChIKey
TYBHXIFFPVFXQW-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 5.537.700,00
Harga reguler Rp 3.888.150,00 Harga obral Rp 5.537.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Abafungin, dengan nomor CAS 129639-79-8, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan ilmiah. Produk ini termasuk dalam kategori antibiotik, khususnya senyawa yang memiliki aktivitas antimikroba terhadap jamur. Abafungin sering digunakan dalam laboratorium untuk mengisolasi dan mengidentifikasi mikroba, terutama jamur patogenik. Sebagai bahan reagen, Abafungin dapat berperan dalam pengujian biokimia, pengembangan obat, dan penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik.

Abafungin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Senyawa ini memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan target biologis, seperti membran sel jamur. Karena sifat tersebut, Abafungin sering dipilih dalam penelitian yang membutuhkan keakuratan dan reproduktifitas hasil.

Di laboratorium di Indonesia, Abafungin digunakan sebagai bahan pendukung dalam penelitian mikrobiologi, farmakologi, dan bioteknologi. Produk ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang penyakit jamur dan pengembangan strategi pengendalian infeksi. Ketersediaannya juga mendukung kebutuhan penelitian lokal yang berfokus pada kesehatan masyarakat dan inovasi ilmiah.

  • Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik terhadap jamur
  • Pengujian aktivitas antimikroba pada isolat jamur patogenik
  • Pengembangan obat baru yang berbasis senyawa antimikroba
  • Pemantauan kualitas bahan baku dalam produksi farmasi
  • Studi tentang respons biologis sel terhadap senyawa antimikroba

Merek TCI
Nomor CAS 129639-79-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 50mg, 250mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Abafungin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Dalam penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah kontaminasi atau penurunan kualitas. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan sesuai dengan protokol keselamatan kimia.

  • Pandey dkk. (2021). Appliance of the ICH Guidelines: Forced Degradation Studies on Abafungin and Development of Validated Stability Indicating Method by 1st Order Derivative Spectroscopy. Indian Journal of Pharmaceutical Education and Research doi:10.5530/ijper.55.1.28
  • Heidari (2016). Genomics and Proteomics Studies of Zolpidem, Necopidem, Alpidem, Saripidem, Miroprofen, Zolimidine, Olprinone and Abafungin as Antitumor, Peptide Antibiotics, Antiviral and Central Nervous System (CNS) Drugs. Journal of Data Mining in Genomics & Proteomics doi:10.4172/2153-0602.1000e125
  • Abouelkhair dkk. (2026). Antibacterial and antivirulence activities of abafungin against Clostridioides difficile : in vitro and in vivo studies. Antimicrobial Agents and Chemotherapy doi:10.1128/aac.00598-26

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.