Bifonazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki aktivitas antijamur yang kuat dan sering digunakan sebagai agen penghambat pertumbuhan jamur dalam penelitian mikrobiologi. Dalam laboratorium, Bifonazole sering digunakan sebagai reagen untuk uji sensitivitas jamur atau sebagai bahan bantu dalam pembuatan medium kultur yang memerlukan penghambatan pertumbuhan mikroba.
Bifonazole memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai prosedur laboratorium, termasuk dalam pembuatan larutan dan reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga memudahkan proses penyiapan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Bifonazole sering digunakan oleh peneliti dan institusi pendidikan untuk keperluan penelitian dan pengembangan. Bahan ini menjadi pilihan karena ketersediaannya dan kualitasnya yang memenuhi standar internasional. Penggunaannya juga didukung oleh kebijakan regulasi yang mendorong penggunaan bahan kimia berkualitas tinggi dalam penelitian ilmiah.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 9
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 9
- Uji sensitivitas jamur untuk menentukan efektivitas antibiotik
- Pembuatan medium kultur yang memerlukan penghambatan pertumbuhan mikroba
- Penelitian tentang mekanisme kerja senyawa antijamur
- Pengujian toksisitas senyawa kimia terhadap mikroba
- Penelitian farmakologi untuk pengembangan obat antijamur baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 60628-96-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bifonazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan memperpanjang masa simpan bahan ini. Saat mengambil atau menangani Bifonazole, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain tanpa kepastian reaksi kimia.
- Mora dkk. (2009). Comparative Efficacy and Tolerance of 1% Bifonazole Cream and Bifonazole Cream Vehicle in Patients with Tinea versicolor. Dermatologica doi:10.1159/000249645
- (2015). Caneston Bifonazole interaction with warfarin. The Pharmaceutical Journal doi:10.1211/pj.2015.20069214
- Morin dkk. (1999). Formation of two particular structures between β-cyclodextrin and bifonazole: β-cyclodextrin–bifonazole and (β-cyclodextrin)i–bifonazole (where 2 < i < 3). Journal of the Chemical Society, Perkin Transactions 2 doi:10.1039/a901254k
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antifungal Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antifungal Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (by Application)








