Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 71963-77-4

Artemether, CAS 71963-77-4, TCI A2190

Artemether, CAS 71963-77-4, TCI A2190

Identitas Kimia

No. CAS
71963-77-4
PubChem
CID 456408·SID 87560998
Rumus molekul
C16H26O5
Berat molekul
298.37 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(4S,5R,8S,9R,10S,12R,13R)-10-methoxy-1,5,9-trimethyl-11,14,15,16-tetraoxatetracyclo[10.3.1.04,13.08,13]hexadecane
SMILES
C[C@@H]1CC[C@H]2[C@H]([C@H](O[C@H]3[C@@]24[C@H]1CCC(O3)(OO4)C)OC)C
InChIKey
SXYIRMFQILZOAM-GXTLMGRASA-N
Harga reguler Rp 1.801.800,00
Harga reguler Rp 1.275.750,00 Harga obral Rp 1.801.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Artemether adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian terkait antibiotik dan senyawa bioaktif. Sebagai salah satu derivat dari artemisinin, Artemether memiliki aktivitas antimalaria yang kuat dan sering digunakan dalam studi farmakologis serta pengembangan obat. Bahan ini berperan penting dalam laboratorium untuk menguji efektivitas senyawa tertentu terhadap patogen tertentu, terutama dalam bidang kesehatan masyarakat dan farmasi. Dalam konteks penelitian, Artemether juga digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja senyawa aktif terhadap sel target.

Artemether memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau kloroform. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis kimia, termasuk kromatografi dan spektroskopi. Selain itu, Artemether memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman untuk digunakan dalam penelitian, Artemether menjadi pilihan yang populer di laboratorium.

Di Indonesia, Artemether sering digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan bidang farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk studi terkait penyakit tropis, terutama malaria. Dengan kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan parasit, Artemether menjadi bahan penting dalam pengembangan obat dan uji klinis di lingkungan laboratorium lokal.

  • Pengujian aktivitas antimalaria pada isolat parasit
  • Penelitian mekanisme kerja senyawa antiparasit
  • Pengembangan obat baru berbasis senyawa alami
  • Uji farmakokinetik senyawa bioaktif
  • Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam kimia farmasi

Merek TCI
Nomor CAS 71963-77-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Artemether harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Untuk memastikan keamanan, bahan ini harus disimpan di area yang tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Selain itu, hindari kontak langsung dengan kulit atau mata untuk mencegah iritasi.

  • Ejiofor dkk. (2006). Some Pregnancy-Related Effects of Artemether in Laboratory Animals. Pharmacology doi:10.1159/000094521
  • (2015). Artemether/lumefantrine/primaquine interaction. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-015-10205-0
  • Aprioku (2012). Evaluation of biochemical indices following administration of artemether, halofantrine and a combination of artemether and lumefantrine in guinea pigs. Journal of Applied Pharmaceutical Science doi:10.7324/japs.2012.21011

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.