Artemisinin adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Bahan ini merupakan salah satu komponen utama dari obat anti-malaria yang sangat efektif, sehingga sering digunakan dalam studi tentang mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi baru. Artemisinin memiliki struktur molekuler kompleks yang membuatnya menarik untuk analisis kimia dan sintesis organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk uji aktivitas biologis, penelitian tentang penghambatan parasit, serta pengembangan obat baru.
Artemisinin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap oksidasi dan cahaya. Karena sifat ini, senyawa ini harus disimpan dengan hati-hati untuk mempertahankan kualitasnya. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemurniannya yang tinggi membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk penelitian yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi. Selain itu, Artemisinin juga mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium di Indonesia, Artemisinin sering digunakan dalam penelitian tentang penyakit menular, terutama malaria. Bahan ini juga menjadi bahan penting dalam program penelitian yang bertujuan mengembangkan obat baru atau memperbaiki efektivitas pengobatan. Dengan adanya produk ini, para peneliti di Indonesia dapat memperoleh bahan baku yang berkualitas dan sesuai standar internasional, sehingga mempercepat proses riset dan pengembangan.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 7
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 10
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 10
- Uji aktivitas anti-malaria untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang mekanisme kerja senyawa anti-parasit
- Sintesis senyawa turunan artemisinin dalam bidang farmakologi
- Analisis kimia untuk menentukan kandungan dan kemurnian bahan baku
- Eksperimen biokimia terkait reaksi oksidasi dan reduksi
Dari brosur TCI
- Obat antimalaria
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 63968-64-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan oksidator |
Artemisinin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan kering sangat disarankan. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Karena sifatnya yang mudah larut dalam pelarut organik, pastikan wadah tidak bocor dan selalu ditutup rapat setelah digunakan.
- Moles dkk. (2008). A theoretical study on the decomposition mechanism of artemisinin. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2008.07.086
- Schwartz dkk. (2016). Artemisinin-based combination therapy (ACT) versus atovaquone-proguanil: do not choose between but, rather, combine them. Evidence Based Medicine doi:10.1136/ebmed-2015-110183
- Jing dkk. (2009). Abscisic acid (ABA) treatment increases artemisinin content in Artemisia annua by enhancing the expression of genes in artemisinin biosynthetic pathway. Biologia doi:10.2478/s11756-009-0040-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiparasitic Ingredients, Antiprotozoal Ingredients, Antihelminthic Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Biochemicals and ReagentsTerpenesSesquiterpenes
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiparasitic Ingredients, Antiprotozoal Ingredients, Antihelminthic Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (by Application)







