9-Aminoacridine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, dan digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, dengan cincin aromatik dan gugus amina yang memberikan sifat kimia yang sangat reaktif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu.
9-Aminoacridine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan oksidasi dan sinar UV. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga memungkinkan sintesis senyawa yang kompleks dan beragam. Karena karakteristik ini, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
Di laboratorium Indonesia, 9-Aminoacridine digunakan secara luas dalam penelitian ilmiah, terutama di bidang kimia, farmasi, dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang fokus pada pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Karena ketersediaannya yang relatif mudah, senyawa ini menjadi bahan penting dalam berbagai proyek penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- TCI A0619 52417-22-8 9-Aminoacridine Hydrochloride Monohydrate
- TCI O0432 38609-97-1 9-Oxoacridine-10-acetic Acid
- TCI A3298 90-45-9 9-Aminoacridine (purified by sublimation)
- TCI A0677 69235-50-3 Acriflavine Hydrochloride (mixture of 3,6-Diamino-10-methylacridinium Chloride Hydrochloride and 3,6-Diaminoacridine Hydrochloride)
- TCI A0134 8048-52-0 Acriflavine (mixture of 3,6-Diamino-10-methylacridinium Chloride and 3,6-Diaminoacridine)
- TCI O0197 1658-08-8 1,2,3,4,5,6,7,8-Octahydroacridine
- Sintesis senyawa antioksidan dengan aktivitas biologis tinggi
- Pengembangan obat untuk pengobatan penyakit infeksi
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam proses biokimia
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi obat
- Uji aktivitas farmakologis senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 90-45-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya |
9-Aminoacridine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat sensitif terhadap oksidasi, sehingga perlu disimpan dalam lingkungan yang kering dan dingin. Dalam penggunaan, harus dipakai dengan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Penanganan harus dilakukan dalam area laboratorium yang terkontrol untuk meminimalkan risiko kebocoran atau kontaminasi.
- THEODORAKIS dkk. (1997). ChemInform Abstract: Photochemical Cleavage of Duplex DNA by N‐Benzoyloxy‐2‐thiopyridone Linked to 9‐Aminoacridine. ChemInform doi:10.1002/chin.199745155
- Wang dkk. (1996). Blockade of isoproterenol-induced synaptic potentiation by tetra-9-aminoacridine in the rat amygdala. Neuroscience Letters doi:10.1016/0304-3940(96)12892-5
- Ionov dkk. (2011). Quenching of the fluorescence of ditolyl aminoacridine solutions by tetrabromomethane. High Energy Chemistry doi:10.1134/s0018143911030052
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
