2-Amino-5-bromobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus amina, bromo, dan aldehida, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul baru melalui reaksi substitusi atau kondensasi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian kimia.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama pada gugus aldehida dan amina. Kehadiran gugus bromo juga memperkaya potensi reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Karakteristik ini menjadikannya sangat cocok untuk reaksi yang memerlukan modifikasi struktur molekul. Selain itu, senyawa ini memiliki stabilitas yang cukup baik dalam kondisi tertentu, sehingga bisa disimpan dan digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan tentang struktur molekul dan reaktivitasnya. Karena kehandalannya dalam reaksi kimia, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaksi substitusi
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang reaktivitas gugus amina dan bromo
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi bahan kimia industri
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 29124-57-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang kering dan dingin. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas. Dalam penggunaan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung.
—

