2,6-Dibromobenzaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar benzaldehyde dengan dua gugus bromo pada posisi 2 dan 6, sehingga memberikan sifat reaktivitas yang tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar (building block) untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 2,6-Dibromobenzaldehyde menjadi pilihan yang populer dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Senyawa ini juga memiliki titik leleh yang tinggi dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Sifat fisik dan kimia yang konsisten membuatnya cocok untuk penggunaan berulang dan skala kecil.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering dipakai dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan metode sintesis baru atau memperluas pengetahuan tentang reaktivitas senyawa aromatik. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan yang andal dalam berbagai proyek penelitian.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang membutuhkan substitusi bromo pada struktur benzaldehyde.
- Pengembangan senyawa farmakologis yang memanfaatkan reaktivitas gugus bromo.
- Reaksi elektrofilik untuk menghasilkan produk dengan struktur heterosiklik.
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam kondisi tertentu.
- Pengujian sifat kimia senyawa aromatik dalam berbagai kondisi reaksi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 67713-23-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,6-Dibromobenzaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Tempat penyimpanannya sebaiknya memiliki suhu rendah dan kelembapan terkontrol. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang mudah terbakar atau reaktif. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kecelakaan.
- SHIMURA dkk. (1993). ChemInform Abstract: Synthesis of 2,5‐Dibromobenzaldehyde and Its Reaction with Hexylmagnesium Bromide.. ChemInform doi:10.1002/chin.199338142
- Shimura dkk. (1993). Synthesis of 2,5-Dibromobenzaldehyde and Its Reaction with Hexylmagnesium Bromide. Synthesis doi:10.1055/s-1993-25787
- Kuang dkk. (2018). Novel AIEgens with a 3,5-dibromobenzaldehyde skeleton: molecular design, synthesis, tunable emission and detection application. Analytical Methods doi:10.1039/c8ay02070a
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

