Ammonium Thiocyanate (ATC) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki rumus kimia NH₄SCN dan merupakan salah satu dari senyawa pembangun dasar yang sering digunakan dalam sintesis senyawa organik dan anorganik. Dalam laboratorium, ATC sering digunakan sebagai sumber ion thiocyanat (SCN⁻), yang berperan dalam reaksi substitusi, kompleksasi, dan reaksi redoks. Karena sifatnya yang reaktif dan kemampuannya untuk membentuk kompleks dengan logam, ATC menjadi bahan penting dalam penelitian kimia analitik dan sintetik.
Ammonium Thiocyanate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan suhu tinggi. Senyawa ini bersifat kristal dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam reaksi kimia. Karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai ion logam, ATC sering dipilih dalam reaksi kompleksasi dan analisis kualitatif. Keberadaan senyawa ini juga memungkinkan penggunaan dalam pembuatan senyawa lain yang memiliki sifat tertentu.
Di laboratorium Indonesia, Ammonium Thiocyanate digunakan dalam berbagai bidang seperti kimia analitik, sintesis organik, dan penelitian material. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan industri kimia. Karena ketersediaannya yang cukup dan harga yang terjangkau, ATC menjadi pilihan yang umum untuk penelitian dan eksperimen di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Guanidine Thiocyanate, CAS 593-84-0, TCI G0230
- Bis(isothiocyanato)(2,2'-bipyridyl-4,4'-dicarboxylato)(4,4'-dinonyl-2,2'-bipyridyl)ruthenium(II), CAS 502693-09-6, TCI B4373
- Bis(isothiocyanato)bis(2,2'-bipyridyl-4,4'-dicarboxylato)ruthenium(II), CAS 141460-19-7, TCI B4372
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Thiocyanate, CAS 344790-87-0, TCI B4091
- Sintesis senyawa kompleks dengan ion logam untuk menghasilkan kompleks yang stabil
- Reaksi redoks untuk menghasilkan senyawa dengan perubahan bilangan oksidasi
- Analisis kualitatif logam berat melalui reaksi kompleksasi
- Pembuatan senyawa organik yang memerlukan ion thiocyanat sebagai reaktan
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa anorganik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1762-95-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Ammonium Thiocyanate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif dan dapat menyerap kelembapan dari udara, sehingga menyebabkan perubahan sifat fisik dan kimia. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata.
- Kazemi dkk. (2002). Efficient Conversion of Oxiranes to Thiiranes with Ammonium Thiocyanate Catalyzed with LiBF4.. ChemInform doi:10.1002/chin.200245095
- Tulanovna dkk. (2021). Physicochemical studies of the production of defoliant based on magnesium chlorate and ammonium thiocyanate. Asian Journal of Multidimensional Research doi:10.5958/2278-4853.2021.00206.8
- Burrows dkk. (1993). Molecular tunneling dynamics of NH3D+ in ammonium sulfate and ammonium thiocyanate. The Journal of Chemical Physics doi:10.1063/1.465962
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


