Guanidine Thiocyanate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur kimia unik yang memungkinkan reaktivitas tinggi terhadap berbagai substrat. Produk ini sering ditemukan dalam eksperimen terkait sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan nitrogen. Sebagai bahan dasar, Guanidine Thiocyanate memainkan peran penting dalam pengembangan senyawa baru dan penelitian ilmiah di berbagai bidang.
Guanidine Thiocyanate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif ketika terpapar suhu tinggi atau bahan kimia tertentu. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi. Karena sifat reaktivitas dan kelarutan yang baik, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Guanidine Thiocyanate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi alat penting dalam eksperimen sintesis dan karakterisasi senyawa organik, mendukung kebutuhan penelitian ilmiah yang berkembang di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik untuk pengembangan obat dan bahan kimia baru
- Reaksi substitusi nitrogen dalam pembentukan senyawa heterosiklik
- Pengujian aktivitas biologis senyawa kimia dalam penelitian farmakologi
- Pembuatan katalis berbasis nitrogen untuk reaksi kimia tertentu
- Eksperimen karakterisasi struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 593-84-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung |
Guanidine Thiocyanate harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan panas berlebihan untuk menjaga stabilitas senyawa. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Olimov dkk. (2026). SYNTHESIS OF GUANIDINE ACRYLATE BASED ON GUANIDINE THIOCYANATE AND TECHNOLOGY FOR PRODUCING COMPOSITE ADHESIVES BASED ON IT. Universum:Chemistry & biology doi:10.32743/unichem.2026.145.7.22946
- (2006). Guanidine thiocyanate. Cold Spring Harbor Protocols doi:10.1101/pdb.caut2207
- Emadi dkk. (2014). A comparative study on the aggregating effects of guanidine thiocyanate, guanidine hydrochloride and urea on lysozyme aggregation. Biochemical and Biophysical Research Communications doi:10.1016/j.bbrc.2014.06.133
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

