Guanidine Hydroiodide (GHI) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan teknologi, terutama dalam bidang material elektronik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik dan sifat ionik yang kuat, menjadikannya penting dalam pembuatan material perovskite untuk sel surya. Di laboratorium, GHI sering digunakan sebagai komponen aktif atau bahan bantu dalam sintesis material perovskite yang memiliki potensi tinggi dalam efisiensi energi.
GHI memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat berperan sebagai pengemul atau pengatur dalam proses sintesis. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian material yang memerlukan konsistensi dan kontrol tinggi. Selain itu, senyawa ini mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, GHI digunakan secara luas dalam penelitian sel surya perovskite, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari upaya untuk mengembangkan teknologi energi bersih yang ramah lingkungan dan efisien. Penggunaannya juga mendukung penelitian dalam bidang material elektronik dan teknologi informasi.
- Pembuatan material perovskite untuk sel surya yang memerlukan komponen ionik stabil
- Sintesis bahan aktif dalam sel fotovoltaik untuk meningkatkan efisiensi konversi energi
- Penelitian tentang karakteristik konduktivitas dan stabilitas material elektronik
- Pengembangan bahan pengemul untuk proses pencampuran dan dispersi material halus
- Uji kinerja material dalam lingkungan simulasi untuk pengujian sifat fisik dan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19227-70-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Perovskite Solar Cell (PSC) Materials |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Guanidine Hydroiodide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit atau mata, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Simpan di suhu kamar dan hindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lainnya.
- Ishibashi dkk. (2017). Hybrid perovskite solar cells fabricated from guanidine hydroiodide and tin iodide. Scientific Reports doi:10.1038/s41598-017-05317-w
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

