1,4-Phenylenediamine Dihydroiodide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material elektronik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian terkait sel surya perovskit (PSC), di mana ia berperan sebagai komponen kritis dalam pembentukan lapisan aktif. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk memperoleh sifat konduktivitas dan stabilitas yang diperlukan dalam pengembangan material baru.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang unik, dengan dua grup amina yang berfungsi sebagai donor elektron. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan interaksi elektronik aktif. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terapan teknologi tinggi, terutama dalam pengembangan sel surya perovskit. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan daya tahan sel surya.
- Pembuatan lapisan aktif sel surya perovskit untuk meningkatkan konduktivitas elektronik
- Penelitian tentang stabilitas dan efisiensi material elektronik dalam lingkungan tertentu
- Pengembangan komposit material yang memadukan sifat konduktif dan optik
- Eksperimen terkait sintesis dan karakterisasi senyawa kimia untuk aplikasi teknologi
- Uji kinerja material elektronik dalam kondisi lingkungan yang beragam
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 116469-02-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Perovskite Solar Cell (PSC) Materials |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya serta kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan. Saat mengambil atau memanipulasi bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
