TCI I0574 Methyl 2-Isothiocyanatobenzoate adalah building block non-heterosiklik bifungsional yang membawa dua gugus reaktif sekaligus pada satu cincin benzena, yaitu gugus isotiosianat dan gugus ester metil pada posisi orto satu sama lain. Susunan orto inilah yang menjadikan senyawa ini sangat bernilai di laboratorium sintesis organik: setelah gugus isotiosianat bereaksi dengan nukleofil nitrogen, gugus ester yang berada tepat di sebelahnya dapat langsung ikut bereaksi secara intramolekuler dan menutup cincin. Dengan demikian, satu reagen dapat menghasilkan kerangka heterosiklik yang utuh hanya melalui reaksi sederhana dan seringkali dalam satu wadah reaksi.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah reaktivitas gugus isotiosianat yang tinggi namun terarah. Karbon pusat pada gugus N=C=S bersifat elektrofilik kuat sehingga mudah diserang amina primer maupun sekunder, hidrazina, alkohol, dan tiol, menghasilkan tiourea, tiosemikarbazida, tiokarbamat, atau ditiokarbamat. Reaksi-reaksi tersebut umumnya berlangsung pada suhu ringan tanpa memerlukan katalis rumit, dan konversinya mudah dipantau. Sementara itu, gugus ester metil memberikan titik pegangan tambahan untuk hidrolisis, transesterifikasi, atau siklisasi. Kombinasi dua gugus fungsi yang saling melengkapi ini menjadikan senyawa tersebut alat efisien untuk membangun keragaman struktur dengan cepat.
Di laboratorium Indonesia, reagen semacam ini banyak dimanfaatkan pada riset kimia medisinal dan sintesis heterosiklik di perguruan tinggi serta lembaga penelitian, khususnya pada program yang mengembangkan senyawa antimikroba, antikanker, atau antiinflamasi berbasis kerangka kuinazolinon dan tiourea. Kemasan 25 g memberikan cadangan yang memadai untuk menyusun pustaka senyawa kecil maupun melakukan pengulangan sintesis tanpa perlu pemesanan berulang dalam waktu singkat.
Produk TCI terkait
- TCI A3088 1762-95-4 Ammonium Thiocyanate
- TCI G0230 593-84-0 Guanidine Thiocyanate
- TCI T2461 1645-65-4 4-(Trifluoromethyl)phenyl Isothiocyanate
- TCI T2460 1840-19-3 3-(Trifluoromethyl)phenyl Isothiocyanate
- TCI T2459 1743-86-8 2-(Trifluoromethyl)phenyl Isothiocyanate
- TCI B4091 344790-87-0 1-Butyl-3-methylimidazolium Thiocyanate
- Sintesis kuinazolinon dan turunan tiokso: reaksi dengan amina diikuti siklisasi intramolekuler gugus ester orto menghasilkan kerangka heterosiklik bernitrogen yang banyak diteliti untuk aktivitas farmakologis.
- Pembuatan tiourea tersubstitusi: gugus isotiosianat bereaksi cepat dengan amina primer dan sekunder pada kondisi ringan, menghasilkan tiourea yang berguna sebagai organokatalis maupun kandidat bioaktif.
- Sintesis tiosemikarbazida dan turunan hidrazina: reaksi dengan hidrazina menghasilkan prekursor penting untuk pembentukan cincin triazol, tiadiazol, dan sistem heterosiklik terkait lainnya.
- Penyusunan pustaka senyawa kimia medisinal: sifat bifungsionalnya memungkinkan variasi nukleofil secara paralel sehingga banyak analog dapat dibuat dari satu bahan awal yang sama.
- Modifikasi biomolekul dan pelabelan: gugus isotiosianat dikenal bereaksi dengan amina bebas, sehingga kerangka ini dapat dipakai pada riset penautan molekul kecil ke gugus amino.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16024-82-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | senyawa isotiosianat aromatik; periksa deskripsi bentuk pada label dan lembar data batch |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, terlindung dari kelembapan dan cahaya |
Isotiosianat bersifat reaktif dan umumnya mengiritasi kulit, mata, serta saluran pernapasan, sehingga seluruh penanganan harus dilakukan di dalam lemari asam yang berfungsi baik dengan mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Simpan wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, jauh dari amina, alkohol, air, serta basa kuat yang dapat bereaksi dengannya. Karena kelembapan dapat menurunkan mutu bahan, biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka dan gunakan spatula kering. Tangani tumpahan dengan bahan penyerap inert, hindari menghirup uapnya, dan buang limbah melalui jalur limbah kimia yang sesuai.
—
