TCI A3193 304896-28-4 AGK-2 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam bidang epigenetik untuk penelitian molekuler biologi. Bahan ini merupakan salah satu senyawa penting dalam studi modifikasi histon, terutama dalam konteks penghambatan aktivitas enzim histon deasetilase (HDAC). Dalam laboratorium, senyawa ini sering ditemukan dalam eksperimen yang bertujuan memahami mekanisme regulasi genetik melalui perubahan epigenetik.
TCI A3193 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi reaksi laboratorium. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan dalam berbagai metode analisis. Kemurnian dan konsistensi produk ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kesehatan masyarakat, biomedis, dan pendidikan tinggi. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan produk ini untuk studi terkait penyakit genetik, penyakit kronis, dan pengembangan obat baru. Ketersediaan produk ini mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor kesehatan nasional.
Brosur TCI (PDF)
- Epigenetics Research Reagents 2024-11-22 · hal. 1
Produk TCI terkait
- Penelitian tentang modifikasi epigenetik pada sel manusia untuk memahami penyebab penyakit genetik
- Pengembangan obat yang bekerja melalui mekanisme penghambatan HDAC untuk penyakit neurodegeneratif
- Eksperimen laboratorium untuk mempelajari peran histon deasetilase dalam regulasi ekspresi gen
- Studi klinis terkait penggunaan senyawa ini dalam terapi kanker dan penyakit autoimun
- Analisis molekuler untuk membandingkan perubahan epigenetik antar spesies atau kondisi fisiologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 304896-28-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Molecular Biology > Epigenetics |
| Ukuran kemasan | 5mg, 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan optimal dilakukan di suhu ruangan yang stabil, sekitar 15-25°C. Untuk menghindari kontaminasi, wadah harus ditutup rapat setelah digunakan. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Produk ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain yang tidak kompatibel, seperti asam atau basa kuat.
- (1995). Jahresbericht 1994 der AGK – Gesellschaft für Korrosion und Korrosionsschutz e.v. (AGK‐Ges.KKs). Materials and Corrosion doi:10.1002/maco.19950460508
- Kumar dkk. (2000). Cloning of the guanylate kinase homologues AGK‐1 and AGK‐2 from Arabidopsis thaliana and characterization of AGK‐1. European Journal of Biochemistry doi:10.1046/j.1432-1327.2000.01045.x
- Bednarz dkk. (2013). Research of Formed Lunar Regholit Analog AGK-2010 / Badania wytworzonego analogu gruntu księżycowego AGK-2010. Archives of Mining Sciences doi:10.2478/amsc-2013-0037
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






