Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1715-30-6

Alexidine Dihydrochloride, CAS 1715-30-6, TCI A3389

Alexidine Dihydrochloride, CAS 1715-30-6, TCI A3389

Identitas Kimia

No. CAS
1715-30-6
PubChem
CID 102678·SID 468590270
Rumus molekul
C26H58Cl2N10
Berat molekul
581.7 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-[N'-[6-[[amino-[[N'-(2-ethylhexyl)carbamimidoyl]amino]methylidene]amino]hexyl]carbamimidoyl]-2-(2-ethylhexyl)guanidine;dihydrochloride
SMILES
CCCCC(CC)CN=C(N)NC(=NCCCCCCN=C(N)NC(=NCC(CC)CCCC)N)N.Cl.Cl
InChIKey
BRJJFBHTDVWTCJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.988.700,00
Harga reguler Rp 1.405.950,00 Harga obral Rp 1.988.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Alexidine Dihydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini merupakan salah satu bahan dasar dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi reduksi dan oksidasi, serta dalam proses pembentukan ikatan kimia yang kompleks. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktif, Alexidine Dihydrochloride menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.

Alexidine Dihydrochloride memiliki sifat kimia yang sangat stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti suhu tinggi atau pengaruh katalis. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam laboratorium. Karena kemurniannya yang tinggi, senyawa ini cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Alexidine Dihydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini sering dipakai dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa organik dan pengembangan obat. Karena ketersediaannya yang cukup dan keandalan sifat kimianya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa di laboratorium Indonesia.

  • Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
  • Reaksi reduksi dan oksidasi dalam kimia organik
  • Pembuatan senyawa intermediet dalam industri farmasi
  • Eksperimen kimia untuk penelitian material baru
  • Analisis kimia untuk identifikasi struktur molekul

Merek TCI
Nomor CAS 1715-30-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mg, 100mg
Bentuk fisik Padat berbentuk kristal
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Alexidine Dihydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat reaktif terhadap suhu tinggi, sehingga perlu dihindari pemanasan berlebihan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kebocoran atau kontaminasi.

  • Upmanyu dkk. (2023). Antibacterial and Antibiofilm Properties of the Alexidine Dihydrochloride (MMV396785) against Acinetobacter baumannii. Antibiotics doi:10.3390/antibiotics12071155
  • ODABAŞI TEZER dkk. (2022). EFFECT OF ALEXIDINE DIHYDROCHLORIDE ON THE BOND STRENGTH OF RESIN-BASED SEALER TO DENTIN. Atatürk Üniversitesi Diş Hekimliği Fakültesi Dergisi doi:10.17567/ataunidfd.995849
  • Nabeela dkk. (2022). 1683. Antifungal Activity of Alexidine Dihydrochloride in a Novel Diabetic Mouse Model of Dermatophytosis. Open Forum Infectious Diseases doi:10.1093/ofid/ofac492.1313

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.