Anisomycin adalah senyawa biokimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait antibiotik dan studi aktivitas biologis. Sebagai salah satu senyawa antibiotik, Anisomycin memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, sehingga sering digunakan dalam penelitian mikrobiologi dan farmakologi. Produk ini diproduksi oleh TCI, perusahaan yang dikenal dengan kualitas produk kimia dan biokimia yang tinggi. Anisomycin tersedia dalam dua varian kemasan, yaitu 25mg dan 100mg, yang memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah.
Anisomycin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil. Senyawa ini juga memiliki karakteristik yang memungkinkan penggunaan dalam berbagai metode analisis, seperti uji aktivitas antibakteri dan studi interaksi molekuler. Karena kualitas dan keandalannya, Anisomycin menjadi pilihan utama para peneliti di Indonesia yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Anisomycin sering digunakan dalam penelitian terkait antibiotik, pengembangan obat, dan studi tentang efek senyawa pada mikroba. Produk ini juga relevan dalam pendidikan tinggi, khususnya untuk program ilmu biologi dan kimia. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan institusi pendidikan yang membutuhkan bahan kimia berkualitas.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 7
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 7
- Uji aktivitas antibakteri untuk mengevaluasi efektivitas senyawa terhadap bakteri patogen
- Penelitian farmakologi untuk memahami mekanisme kerja senyawa pada sistem biologis
- Pengembangan obat baru dengan fokus pada senyawa yang memiliki potensi penghambatan mikroba
- Studi interaksi molekuler dalam konteks biokimia dan biologi molekuler
- Analisis senyawa sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa aktif biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22862-76-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Anisomycin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan terlindung dari kelembapan sangat dianjurkan. Saat mengambil atau menggunakan produk ini, pastikan tangan dan peralatan yang digunakan bersih dan bebas kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Hong dkk. (2007). Anisomycin protects cortical neurons from prolonged hypoxia with differential regulation of p38 and ERK. Brain Research doi:10.1016/j.brainres.2007.02.062
- (2006). Synthesis of Anisomycin. Synfacts doi:10.1055/s-2005-924813
- Xiong dkk. (2006). Anisomycin activates p38 MAP kinase to induce LTD in mouse primary visual cortex. Brain Research doi:10.1016/j.brainres.2006.02.015
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Cell BiologyCell Signaling and NeuroscienceKinase/Phosphatase Biology
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)






