Fusidic Acid (TCI F1007 6990-06-3) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai antibiotik, senyawa ini memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, terutama bakteri Gram-positif. Dalam laboratorium, Fusidic Acid sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau dalam uji aktivitas antibakteri.
Fusidic Acid memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan interaksi spesifik dengan enzim dalam bakteri, sehingga menjadi bahan yang sangat relevan dalam penelitian antibiotik. Keistimewaannya adalah kemampuannya untuk tetap aktif dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penelitian. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil, sehingga meminimalkan risiko degradasi selama penyimpanan.
Di laboratorium Indonesia, Fusidic Acid digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk pengembangan obat baru, uji efektivitas antibiotik, dan studi tentang mekanisme resistensi bakteri. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam pendidikan untuk melatih mahasiswa dalam teknik penggunaan bahan kimia dan prosedur laboratorium yang tepat.
Brosur TCI (PDF)
- Steroids 2026-07-28 · hal. 8
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 8
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 8
- Uji aktivitas antibakteri untuk mengevaluasi efektivitas senyawa baru
- Sintesis senyawa kimia sebagai bahan baku dalam penelitian farmakologi
- Pengembangan antibiotik alternatif untuk mengatasi resistensi bakteri
- Penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik pada bakteri Gram-positif
- Pelatihan mahasiswa dalam penggunaan bahan kimia dan prosedur laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6990-06-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Fusidic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati, terutama dalam penggunaan dan pencampuran. Pastikan wadah tidak terbuka dan selalu terkunci untuk mencegah akses yang tidak terkendali. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengolah bahan ini.
- Mason (2003). Fusidic acid resistance in community isolates of methicillin-susceptible Staphylococcus aureus and fusidic acid prescribing. Journal of Antimicrobial Chemotherapy doi:10.1093/jac/dkg190
- DOAA A. HABIBB, Ph.D.* and ESMAIL (2025). Determination of Fusidic Acid Concentration by First-Derivative Ultraviolet Spectrophotometry to Calculate Loading Capacity and Encapsulation Efficiency in a Wound Healing Formulation Using Zein Nanoparticles Loaded with Fusidic Acid. The Medical Journal of Cairo University doi:10.21608/mjcu.2025.445141
- (2022). Atorvastatin/fusidic-acid. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-022-07779-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Biochemicals and ReagentsSteroidsSteroids (Others)
- Cell BiologyCell Signaling and NeuroscienceCytokines, Growth Factors and Hormones
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)





