Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 164656-23-9

Dutasteride TCI D5973

Dutasteride TCI D5973

Identitas Kimia

Nama lain
(4aR,4bS,6aS,7S,9aS,9bS,11aR)-N-[2,5-Bis(trifluoromethyl)phenyl]-4a,6a-dimethyl-2-oxo-2,4a,4b,5,6,6a,7,8,9,9a,9b,10,11,11a-tetradecahydro-1H-indeno[5,4-f]quinoline-7-carboxamide · (5alpha,17beta)-N-[2,
No. CAS
164656-23-9
PubChem
CID 6918296·SID 468591669
Rumus molekul
C27H30F6N2O2
Berat molekul
528.54 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(1S,3aS,3bS,5aR,9aR,9bS,11aS)-N-[2,5-bis(trifluoromethyl)phenyl]-9a,11a-dimethyl-7-oxo-1,2,3,3a,3b,4,5,5a,6,9b,10,11-dodecahydroindeno[5,4-f]quinoline-1-carboxamide
SMILES
CC12CCC3C(C1CCC2C(=O)NC4=C(C=CC(=C4)C(F)(F)F)C(F)(F)F)CCC5C3(C=CC(=O)N5)C
InChIKey
JWJOTENAMICLJG-QWBYCMEYSA-N
MDL
MDL00937869
Harga reguler Rp 7.552.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 7.552.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Dutasteride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini memiliki peran penting dalam pengembangan obat, terutama dalam penelitian terapi untuk kondisi seperti hipertrofi prostat atau gangguan hormonal. Sebagai reagen farmakologi, Dutasteride digunakan untuk mempelajari mekanisme kerja hormon testosteron dan senyawa terkaitnya. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada penelitian obat dan pengujian klinis. Dutasteride memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimental. Bahan ini memiliki tingkat keamanan yang cukup baik untuk penggunaan di laboratorium, asalkan dihandle dengan hati-hati. Karena kemurniannya tinggi, Dutasteride cocok untuk eksperimen yang membutuhkan presisi dan akurasi. Selain itu, bahan ini memiliki daya tahan terhadap kondisi kimia tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Di laboratorium Indonesia, Dutasteride sering digunakan dalam penelitian yang terkait dengan farmakologi dan biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kualitasnya yang memenuhi standar internasional. Penggunaan Dutasteride juga mendukung pengembangan inovasi obat yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia.

  • Penelitian penghambatan hormon testosteron untuk pengobatan hipertrofi prostat
  • Eksperimen farmakologi untuk pengembangan obat antiandrogen
  • Uji aktivitas biologis senyawa yang terkait dengan sistem endokrin
  • Pengujian efek farmakologis pada model hewan untuk penelitian klinis
  • Studi mekanisme kerja senyawa dalam proses metabolisme hormonal

Merek TCI
Nomor CAS 164656-23-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 500mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Dutasteride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Penggunaan bahan ini harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan bahwa bahan ini tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain, dan selalu cek kondisi wadah sebelum penggunaan. Penanganan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan dalam eksperimen.

  • Sasmita Jati dkk. (2023). Studi Recovery Dutasteride dalam Pelarut Organik terhadap Dutasteride Terlarut dalam Plasma Darah Manusia. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) doi:10.56338/mppki.v6i8.3502
  • Watanabe dkk. (2018). Effects on sexual function in Japanese patients with benign prostatic hyperplasia upon switching from combination therapy with α1 blocker and dutasteride to combination therapy with tadalafil and dutasteride. The Aging Male doi:10.1080/13685538.2018.1538336
  • (2018). Dutasteride/phentermine interaction. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-018-51646-6

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.