Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 21645-51-2

Aluminium Hidroksida – Aluminium Hydroxide, CAS 21645-51-2, TCI A3457

Aluminium Hidroksida – Aluminium Hydroxide, CAS 21645-51-2, TCI A3457

Identitas Kimia

Nama lain
Al(OH)3
No. CAS
21645-51-2
PubChem
CID 10176082·SID 468590308
Rumus molekul
AlH3O3
Berat molekul
78.004 g/mol
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
aluminum trihydroxide
SMILES
[OH-].[OH-].[OH-].[Al+3]
InChIKey
WNROFYMDJYEPJX-UHFFFAOYSA-K
Harga reguler Rp 584.850,00
Harga reguler Rp 408.450,00 Harga obral Rp 584.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Aluminium hidroksida (Al(OH)₃) adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Sebagai bahan berbasis logam alkali tanah, aluminium hidroksida memiliki sifat kimia dan fisika yang unik, yang membuatnya menjadi bahan penting dalam reaksi kimia, katalisis, dan analisis kuantitatif. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam proses sintesis senyawa organik dan anorganik. Dalam laboratorium, aluminium hidroksida juga digunakan sebagai bahan pengendap atau agen pengendap dalam analisis kimia.

Aluminium hidroksida memiliki struktur kristal yang stabil dan sifat amfoterik, yang memungkinkannya bereaksi dengan asam maupun basa. Sifat ini menjadikannya sangat fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini juga relatif tidak beracun dan memiliki stabilitas tinggi dalam kondisi normal, sehingga aman untuk digunakan dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi dengan bahan lain, aluminium hidroksida sering dipilih sebagai bahan bantu dalam proses kimia yang memerlukan kestabilan.

Di laboratorium Indonesia, aluminium hidroksida digunakan secara luas dalam berbagai penelitian, terutama dalam bidang kimia analitik, katalisis, dan studi material. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang konsisten. Dalam konteks pendidikan, aluminium hidroksida juga sering digunakan dalam praktikum kimia untuk memperkenalkan siswa pada konsep reaksi kimia dan sifat senyawa kimia.

Brosur TCI (PDF)

  • Sebagai bahan bantu dalam sintesis senyawa anorganik yang memerlukan reaktivitas terkendali
  • Digunakan dalam proses pengendapan untuk memisahkan ion logam dari larutan
  • Bahan utama dalam reaksi katalitik untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia
  • Dalam analisis kimia, digunakan sebagai standar untuk menentukan konsentrasi ion aluminium
  • Cocok untuk eksperimen kimia yang memerlukan bahan dengan sifat amfoterik

Merek TCI
Nomor CAS 21645-51-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik Padat, berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan

Aluminium hidroksida harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, sebaiknya menggunakan sarung tangan dan masker untuk memastikan keselamatan. Bahan ini tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lain, sehingga penyimpanan dalam wadah tertutup cukup memadai.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.