Abacavir Sulfate TCI A3532 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki peran penting dalam penelitian obat dan pengembangan antibiotik, terutama dalam studi tentang mekanisme kerja dan efektivitas senyawa anti-HIV. Sebagai bahan reaktif, Abacavir Sulfate sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain atau sebagai bahan uji dalam pengujian aktivitas biologis.
Karakteristik utama dari Abacavir Sulfate adalah kemurniannya yang tinggi dan kemampuannya untuk larut dalam pelarut organik seperti etil amina. Bahan ini juga memiliki stabilitas yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang relatif lama. Karena sifatnya yang khas, Abacavir Sulfate menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan kimia yang dapat diandalkan dan konsisten dalam hasil eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Abacavir Sulfate digunakan secara luas oleh institusi penelitian dan universitas untuk keperluan eksperimen terkait bidang kesehatan dan farmasi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium farmasi dan biomedis yang berfokus pada pengembangan obat dan penelitian penyakit menular.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 12
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 12
- Pengujian aktivitas anti-HIV dalam penelitian farmakologi
- Sintesis senyawa kimia untuk pengembangan obat baru
- Analisis komposisi bahan aktif dalam produk farmasi
- Eksperimen biokimia untuk memahami mekanisme kerja obat
- Penelitian tentang efek samping dan toksisitas senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 188062-50-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Abacavir Sulfate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil dan terlindung dari kelembapan sangat dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini harus dihindari dari paparan berlebihan dan disimpan dalam area yang aman untuk mencegah risiko kecelakaan di laboratorium.
- Graul, A. dkk. (1998). Abacavir Sulfate. Drugs of the Future doi:10.1358/dof.1998.023.11.474021
- Huff (1999). Abacavir sulfate. Bioorganic & Medicinal Chemistry doi:10.1016/s0968-0896(99)00242-4
- Vukkum (2012). Stress Degradation Behavior of Abacavir Sulfate and Development of a Suitable Stability-Indicating UHPLC Method for the Determination of Abacavir, its Related Substances, and Degradation Products. Scientia Pharmaceutica doi:10.3797/scipharm.1206-11
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiviral Research Reagents (for Experimental Use)
- Biochemicals and Reagents
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (by Application)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antiviral Research Reagents (for Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (by Application)








