Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 515-42-4

Sodium Benzenesulfonate, CAS 515-42-4, TCI B0035

Sodium Benzenesulfonate, CAS 515-42-4, TCI B0035

Identitas Kimia

No. CAS
515-42-4
PubChem
CID 517327·SID 87563248
Rumus molekul
C6H5NaO3S
Berat molekul
180.16 g/mol
Kemurnian
>96.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
sodium benzenesulfonate
SMILES
C1=CC=C(C=C1)S(=O)(=O)[O-].[Na+]
InChIKey
MZSDGDXXBZSFTG-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 875.700,00
Harga reguler Rp 612.150,00 Harga obral Rp 875.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sodium benzenesulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini merupakan senyawa organik yang memiliki struktur dasar benzena dengan gugus sulfonat yang terikat pada atom karbon. Dalam konteks laboratorium, sodium benzenesulfonate sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, terutama dalam reaksi substitusi atau reaksi elektrofilik. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi bagian penting dalam pembuatan senyawa fungsi atau produk kimia industri.

Sodium benzenesulfonate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reaktan kimia. Karakteristik utamanya adalah kelarutan yang baik dalam air dan kemampuannya untuk berfungsi sebagai donor elektron dalam reaksi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia.

Di laboratorium Indonesia, sodium benzenesulfonate digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam sintesis senyawa aromatik, pembuatan obat, dan pengembangan bahan kimia industri. Bahan ini sangat relevan dalam pendidikan dan penelitian, karena keberadaannya memudahkan proses eksperimen dan pengembangan teknologi kimia lokal.

  • Sintesis senyawa aromatik dengan reaktivitas tinggi
  • Pembuatan bahan aktif farmasi dalam proses formulasi
  • Reaksi substitusi elektrofilik dalam kimia organik
  • Pengembangan bahan kimia industri seperti deterjen dan polimer
  • Penelitian tentang reaktivitas senyawa sulfonat dalam kondisi berbeda

Merek TCI
Nomor CAS 515-42-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Sodium benzenesulfonate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Simpan jauh dari sumber panas dan bahan kimia yang bersifat oksidator untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

  • Shishlov dkk. (2016). Effect of ion interactions on the IR spectrum of benzenesulfonate ion. Restoration of sulfonate ion symmetry in sodium benzenesulfonate dimer. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2016.06.030
  • Wang dkk. (2017). Study of ciprofloxacin adsorption and regeneration of activated carbon prepared from Enteromorpha prolifera impregnated with H 3 PO 4 and sodium benzenesulfonate. Ecotoxicology and Environmental Safety doi:10.1016/j.ecoenv.2017.01.006
  • Lyu dkk. (2019). Asymmetric sodium benzenesulfonate Gemini surfactant: Synthesis, properties and application. Journal of Molecular Liquids doi:10.1016/j.molliq.2019.04.109

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.