Phenyl Benzoate (93-99-2) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang berarti memiliki peran penting dalam sintesis senyawa kompleks. Fenil benzoat memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga sering digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa aromatik dan ester. Dalam praktik laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan untuk memperoleh produk akhir yang memiliki struktur kimia tertentu.
Phenyl Benzoate memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan-bahan lain dalam kondisi normal. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang aman dan andal dalam berbagai eksperimen kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki titik leleh dan titik didih yang jelas, sehingga mudah dalam proses pemisahan dan purna-penggunaan. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak berbau, senyawa ini juga mudah dalam penggunaan dan penanganan di lingkungan laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Phenyl Benzoate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen akademik maupun industri, baik untuk keperluan pendidikan maupun pengembangan produk baru. Ketersediaan dan kehandalannya menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa.
Produk TCI terkait
- Methyl 3,4,5-Tris(benzyloxy)benzoate, CAS 70424-94-1, TCI T1870
- Methyl 3-(Bromomethyl)benzoate, CAS 1129-28-8, TCI B2224
- Methyl 4-(Bromomethyl)benzoate, CAS 2417-72-3, TCI B2053
- Allyl Benzoate, CAS 583-04-0, TCI B2041
- 2-Ethylhexyl Benzoate, CAS 5444-75-7, TCI B1977
- 4-Biphenyl Benzoate, CAS 2170-13-0, TCI B1866
- Sintesis senyawa aromatik kompleks sebagai bahan dasar dalam reaksi esterifikasi
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam laboratorium kimia murni
- Pembuatan senyawa intermediat untuk produksi bahan kimia industri
- Analisis struktur molekuler melalui teknik spektroskopi inframerah
- Pengembangan produk farmasi sebagai bahan bantu dalam formulasi obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 93-99-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Phenyl Benzoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terbuka untuk mengurangi risiko kebocoran. Selalu simpan bahan ini terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif atau korosif.
- Chen dkk. (1995). Synthesis and Thermal Properties of Ferroelectric Side Chain Liquid Crystalline Polysiloxanes Based on the Phenyl Ester Mesogen and Oligo(oxyethylene) Spacers. 1. Phenyl Benzoate and Biphenyl Benzoate Mesogenic Groups. Macromolecules doi:10.1021/ma00117a003
- Takeda dkk. (2007). Intramolecular biaryl coupling reaction of benzyl benzoate and phenyl benzoate derivatives, and its application to the formal synthesis of (−)-steganone. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2006.10.059
- Mamat dkk. (2014). Synthesis and Molecular Structure of 2-(Diphenylphosphano)phenyl Benzoate Borane Adduct. Crystals doi:10.3390/cryst5010009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








