Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4276-49-7

1-Bromoeicosane, CAS 4276-49-7, TCI B0391

1-Bromoeicosane, CAS 4276-49-7, TCI B0391

Identitas Kimia

No. CAS
4276-49-7
PubChem
CID 20271·SID 87563437
Rumus molekul
C20H41Br
Berat molekul
361.4 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-bromoicosane
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCBr
InChIKey
CZASMUMJSKOHFJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.491.650,00
Harga reguler Rp 1.741.950,00 Harga obral Rp 2.491.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Bromoeicosane adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa rantai hidrokarbon jenuh dengan substitusi bromo di ujung rantai. Senyawa ini digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa dengan struktur tertentu, seperti alkil halida atau senyawa dengan substitusi tertentu. Sebagai bahan dasar, 1-Bromoeicosane memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi nukleofilik dan reaksi eliminasi, tergantung pada kondisi reaksi dan reagen yang digunakan.

Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif dalam lingkungan kimia yang sesuai. Karena memiliki rantai karbon yang panjang dan substitusi bromo, senyawa ini memiliki kelarutan yang terbatas dalam pelarut organik dan cairan polar. Sifat fisika dan kimia ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan senyawa dengan struktur tertentu dan reaktivitas yang terkendali.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, baik untuk keperluan akademik maupun industri. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar dalam eksperimen sintesis senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan material. Ketersediaannya di pasar lokal membantu memudahkan akses bagi peneliti dan praktisi kimia di Indonesia.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi bromo pada rantai hidrokarbon
  • Reaksi eliminasi untuk menghasilkan alkena dengan struktur tertentu
  • Pembuatan senyawa alkil halida sebagai bahan baku dalam sintesis farmakologis
  • Pengujian reaktivitas senyawa rantai panjang dalam berbagai kondisi reaksi
  • Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa rantai hidrokarbon

Merek TCI
Nomor CAS 4276-49-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik Bahan padat berbentuk kristal atau padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena bersifat reaktif, sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol dan tidak terpapar udara bebas. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selama penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.

  • Ilan dkk. (2009). Solvent Effects on the Self-Assembly of 1-Bromoeicosane on Graphite. Part II. Theory. The Journal of Physical Chemistry C doi:10.1021/jp809218r
  • Florio dkk. (2009). Solvent Effects on the Self-Assembly of 1-Bromoeicosane on Graphite. Part I. Scanning Tunneling Microscopy. The Journal of Physical Chemistry C doi:10.1021/jp809216w

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.