Benzoyl Cyanide (TCI B0835) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik di laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), senyawa ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam reaksi yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon atau karbon-oksigen. Dalam lingkungan laboratorium, Benzoyl Cyanide berperan sebagai bahan bantu yang mendukung proses penelitian dan pengembangan senyawa baru.
Benzoyl Cyanide memiliki struktur kimia yang stabil dan memiliki sifat reaktif yang menarik, sehingga menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau kloroform. Karakteristik ini memudahkan proses pemisahan dan pemisahan senyawa dalam prosedur analisis dan sintesis.
Di laboratorium Indonesia, Benzoyl Cyanide digunakan dalam penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan material. Senyawa ini menjadi bagian penting dalam upaya peneliti untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal juga mendukung kebutuhan penelitian ilmiah yang terus berkembang di Indonesia.
Kelebihan (brosur TCI)
- Laju reaksi cepat untuk melacak pelipatan RNA dalam hitungan detik.
- Inaktivasi cepat melalui hidrolisis.
Brosur TCI (PDF)
- RNA Structure Analysis Reagent that Sulfonylates the 2'-OH Group of RNA and is Stable in Aqueous Solvents 2024-06-21 · hal. 1
- RNA Structure Analysis Reagents 2026-08-20 · hal. 1
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi.
- Reaksi penggabungan (coupling) dalam pembentukan senyawa heterosiklik.
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan bahan aktif.
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi inframerah.
- Pengembangan senyawa farmakologis yang memerlukan modifikasi struktur kimia.
Dari brosur TCI
- Melacak pelipatan RNA dalam hitungan detik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 613-90-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Data dari brosur TCI
| Half-life time | 0.25 sec. (Measurement conditions vary according to the reported paper.) |
|---|
Sumber: TCI brochure LL098 (2026-08-20)
Benzoyl Cyanide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, dan pastikan area kerja memiliki ventilasi yang memadai untuk mencegah akumulasi uap.
- Saczewski dkk. (2006). Unexpected Formation of N‐(4‐Cyano‐2‐phenyloxazol‐5‐yl)benzamide from Benzoyl Cyanide. Evidence for Sulfonate‐Assisted Rearrangement of Benzoyl Cyanide into Benzoyl Isocyanide.. ChemInform doi:10.1002/chin.200618116
- Sugiura dkk. (2015). Synthesis of benzoyl cyanide through aerobic photooxidation of benzyl cyanide using carbon tetrabromide as a catalyst. RSC Advances doi:10.1039/c5ra13269j
- Baeza dkk. (2005). Asymmetric Synthesis of O‐Benzoyl Cyanohydrins by Reaction of Aldehydes with Benzoyl Cyanide Catalyzed by BINOLAM—Ti(IV) Complexes.. ChemInform doi:10.1002/chin.200550031
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

