Benzoin Methyl Ether adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang kimia organik dan material. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkannya berperan sebagai reaktan dalam reaksi polimerisasi dan sintesis senyawa kompleks. Dalam laboratorium, Benzoin Methyl Ether sering digunakan sebagai prekursor untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu, seperti ester atau aldehida.
Benzoin Methyl Ether memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dalam reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi secara spontan, Benzoin Methyl Ether menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Benzoin Methyl Ether digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan material baru, dan studi tentang reaksi polimerisasi. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan dan penelitian yang membutuhkan senyawa kimia dengan struktur tertentu untuk eksperimen dan pengujian.
Brosur TCI (PDF)
- Polymerization Initiators 2025-09-17 · hal. 4
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 25
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik sebagai reaktan utama
- Cocok untuk reaksi polimerisasi dalam pembuatan bahan polimer
- Bermanfaat dalam penelitian tentang reaksi kimia yang memerlukan esterifikasi
- Dapat digunakan dalam analisis kualitatif untuk identifikasi senyawa tertentu
- Berguna dalam pengembangan material baru dengan sifat tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3524-62-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymerization Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Bahan padat berwarna putih atau kuning muda |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Benzoin Methyl Ether harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik tahan kimia yang tidak berpori. Saat menangani bahan ini, perlu memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini bisa menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata. Pastikan area kerja selalu bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Shevchuk dkk. (2026). Synthesis, Properties, and Applications of Macrophotoinitiator Based on Benzoin Methyl Ether. Chemistry & Chemical Technology doi:10.23939/chcht20.02.265
- Angiolini dkk. (1990). Optically active polymers containing side-chain photoreactive benzoin methyl ether moieties. Polymer doi:10.1016/0032-3861(90)90108-b
- Xie dkk. (2008). Efficient synthesis of benzoin methyl ether catalyzed by hydrotalcite containing cobalt. Catalysis Communications doi:10.1016/j.catcom.2007.10.020
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







