Benzoin Ethyl Ether adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori reaktif yang digunakan untuk reaksi polimerisasi, terutama dalam pembentukan senyawa polimer. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai pelarut atau bahan bantu dalam sintesis senyawa organik. Karena sifatnya yang mudah menguap dan volatil, Benzoin Ethyl Ether memainkan peran penting dalam reaksi yang memerlukan kondisi vakum atau suhu rendah.
Benzoin Ethyl Ether memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi. Senyawa ini juga bersifat tidak berwarna dan memiliki aroma khas yang memudahkan identifikasi. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi sifat fisika, Benzoin Ethyl Ether menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Benzoin Ethyl Ether digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang ilmu material dan polimer. Bahan ini sangat relevan dalam pengembangan bahan baru dan studi sifat fisika senyawa organik. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk melakukan eksperimen secara mandiri tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.
Brosur TCI (PDF)
- Polymerization Initiators 2025-09-17 · hal. 4
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 25
- Reaksi polimerisasi untuk sintesis senyawa polimer kompleks
- Pelarut dalam proses ekstraksi senyawa organik
- Bahan bantu dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengujian sifat kimia senyawa volatil
- Penyusunan campuran untuk reaksi kimia yang memerlukan vakum
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 574-09-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymerization Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Benzoin Ethyl Ether harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat volatilnya, bahan ini harus disimpan di area yang terkontrol dan terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah akumulasi uap.
- Yan dkk. (2012). Environmentally benign NiAlCe-hydrotalcite for efficient synthesis of benzoin ethyl ether. Environmental Chemistry Letters doi:10.1007/s10311-012-0393-z
- Xie dkk. (2011). Synthesis of NiAl-HTLcs/ZSM-5 Composite and Its Application in Benzoin Ethyl Ether Reaction. Integrated Ferroelectrics doi:10.1080/10584587.2011.576894
- Yan dkk. (2013). Facile Synthesis Of Eco-friendly Cu-hydrotalcite Catalysts For Highly Selective Synthesis Of Furfural Diethyl Acetal And Benzoin Ethyl Ether. Advanced Materials Letters doi:10.5185/amlett.2013.2419
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.







