Benzoin Isopropyl Ether adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa lain yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan atau pelarut, tergantung pada kebutuhan eksperimen. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah bereaksi secara spontan, Benzoin Isopropyl Ether menjadi pilihan yang populer dalam berbagai proses kimia.
Benzoin Isopropyl Ether memiliki sifat kimia yang relatif tidak reaktif, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan suhu tinggi. Karena tidak mengandung komponen heterosiklik, senyawa ini sering dipilih dalam sintesis senyawa non-heterosiklik. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala yang berbeda.
Di laboratorium Indonesia, Benzoin Isopropyl Ether sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan alifatik. Bahan ini juga digunakan dalam pengujian kualitas bahan kimia dan dalam proses pemurnian senyawa. Karena kestabilannya dan keberagaman aplikasinya, senyawa ini menjadi salah satu bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Polymerization Initiators 2025-09-17 · hal. 4
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 25
- Sintesis senyawa aromatik dan alifatik dalam laboratorium kimia organik
- Penggunaan sebagai pelarut dalam reaksi kimia yang memerlukan sifat non-polar
- Pemurnian senyawa kimia melalui proses distilasi atau kristalisasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa non-heterosiklik dalam kimia organik
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses analisis laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6652-28-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Benzoin Isopropyl Ether harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam ruangan yang sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kecelakaan.
- Wang dkk. (1993). Photopolymerization of methyl methacrylate using benzoin isopropyl ether as photoinitiator: Effect of thiophenol compounds. Journal of Applied Polymer Science doi:10.1002/app.1993.070470914
- Xie dkk. (2010). A new way to synthesize benzoin isopropyl ether on Cu-Fe-hydrotalcite. Journal of Natural Gas Chemistry doi:10.1016/s1003-9953(09)60038-4
- Saba dkk. (2020). Using NMR Spectroscopy and Chemical Synthesis to Establish Diastereoselectivity of NaBH4 and Meerwein–Ponndorf–Verley (MPV) Reduction of (±)-Benzoin Isopropyl Ether: A Collaborative Discovery-Based Laboratory Experiment. Journal of Chemical Education doi:10.1021/acs.jchemed.9b01006
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








